• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Luncurkan State of Indonesia’s Forests (SoIFO) 2020, RI Sejajar India, Australia dan Kanada

by Redaksi Asiatoday
December 30, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
INFID Desak Pemerintah Indonesia Berperan Aktif Mengatasi Pemanasan Global

Pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Foto : KLHK

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) secara resmi meluncurkan State of Indonesia’s Forests (SoIFO) 2020.

Buku tersebut merupakan dokumentasi kebijakan pemerintah mengelola hutan dan lingkungan selama 2019-2020.

“Buku ini menjadi referensi perkembangan kehutanan di Indonesia  sekaligus menjelaskan tindakan dan kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah demi memenuhi amanat konstitusi,” jelas Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar dalam Refleksi Akhir Tahun KLHK yang disiarkan melalui akun YouTube KLHK, Rabu (30/12/2020).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Menurut Siti, tidak banyak negara yang melakukan langkah mempublikasikan capaian pengelolaan hutan dan lingkungannya. Sejauh ini, hanya tiga negara yang melakukan langkah serupa, yakni India, Australia dan Kanada.

“Jadi Indonesia kita boleh berbangga berhasil menyusun SoIFO setiap 2 tahun sekali,” jelasnya.

Siti berharap, langkah yang sudah dilakukan sejak 2018 ini konsisten dijalankan di masa mendatang sehingga dunia internasional terus bisa melihat kebijakan Indonesia mengelola lingkungan dan kehutanan.

Menurut Siti, ada beberapa aspek penting yang dimuat dalam SOIFO 2020, diantaranya, upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi kebakaran hutan dengan modifikasi cuaca, paralegal dan patroli selama 2019-2020.

Buku tersebut juga menampilkan upaya penegakan hukum bagi perusak hutan dan lingkungan. Data ini membantah anggapan negatif dunia internasional yang menyangka ada pembiaran terhadap pengrusakan lingkungan.

Ada beberapa upaya penegakan hukum yang dilakukan diantaranya, sanksi administrasi hingga pelatihan-pelatihan para hakim yang menangani kasus pengrusakan lingkungan.

Selain itu, buku tersebut menampilkan road map mitigasi dan adaptasi pengelolaan hutan dan lingkungan.

“Road map tersebut diharapkan mampu menjadi navigasi dalam pengelolaan hutan dan lingkungan,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Konservasi HutanSoIFO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.