• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Macron Khawatir Hal Terburuk akan Terjadi di Ukraina

by Redaksi Asiatoday
March 5, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Macron Khawatir Hal Terburuk akan Terjadi di Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Dok Kremlin

ASIATODAY.ID, PARIS – Presiden Prancis Emmanuel Macron khawatir hal terburuk akan terjadi di Ukraina, setelah ia melakukan pembicaraan via telepon selama 90 menit dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang tampaknya berniat merebut “seluruh” negara itu.

“Kekhawatiran Presiden Macron adalah yang terburuk akan terjadi, mengingat apa yang Presiden Putin katakan kepadanya,” kata seorang pembantu senior Presiden Prancis tanpa menyebut nama kepada wartawan Kamis (3/3/2022) sebagaimana dikutip CNA.

“Tidak ada apa pun dalam apa yang Presiden Putin katakan kepada kami yang bisa meyakinkan kami. Dia (Putin) menunjukkan tekad yang besar untuk melanjutkan operasi (militer di Ukraina),” ungkapnya.

RelatedPosts

Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow

Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response

Indonesia Targets Chinese Steel Firm in Surprise Tax Raid

Dia menambahkan, Putin “ingin menguasai seluruh Ukraina. Dia akan, dengan kata-katanya sendiri, melakukan operasinya untuk menghancurkan Ukraina sampai akhir”.

“Anda bisa memahami sejauh mana kata-kata ini mengejutkan dan tidak dapat diterima, dan Presiden (Macron) mengatakan kepadanya bahwa itu bohong,” ujar pembantu senior Presiden Prancis itu.

Macron juga mendesak Putin untuk menghindari korban sipil dan mengizinkan akses kemanusiaan.

“Presiden Putin menjawab, dia mendukung tetapi tanpa membuat komitmen apa pun,” sebutnya seraya menambahkan, Putin membantah bahwa militer Rusia menargetkan infrastruktur sipil di Ukraina.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pada Kamis (3/3), dia yakin beberapa pemimpin Barat sedang mempersiapkan perang melawan Rusia, dan Moskow akan melanjutkan operasi militernya di Ukraina sampai akhir.

Operasi militer Rusia di Ukraina bertujuan, antara lain, untuk memastikan Kyiv tidak bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Lavrov mengungkapkan kepada televisi Pemerintah Rusia.

Dia menyatakan, dirinya tidak ragu bahwa solusi untuk krisis di Ukraina akan ditemukan, dan babak baru pembicaraan akan dimulai antara pejabat Ukraina dan Rusia. Tapi, dialog Rusia dengan Barat harus berdasarkan pada rasa saling menghormati.

Rusia juga tidak bisa mentolerir apa yang Lavrov katakan sebagai ancaman militer dari Ukraina. Karena itu, dia yakin operasi militer Rusia atas Ukraina benar.

“Pemikiran nuklir terus berputar di kepala politisi Barat tetapi tidak di kepala Rusia,” katanya, seperti dikutip Reuters. “Saya meyakinkan Anda, kami tidak akan membiarkan provokasi apa pun untuk membuat kami tidak seimbang”. (ATN)

Tags: Krisis Ukraina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow
  • Final Hours to Predict the 2026 World Cup Champion: Mansion Sports FC Offers IDR100 Million Prize
  • Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response
  • Indonesia Targets Chinese Steel Firm in Surprise Tax Raid
  • Bangladesh Defies US Pressure, Seals 13 Strategic Deals With China in Major Geopolitical Shift
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.