• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Malaysia: Omong Kosong Klaim Beijing di Laut China Selatan

by Redaksi Asiatoday
August 16, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Malaysia Ajukan Klaim di Laut China Selatan ke PBB

Pengamanan wilayah teritorial Malaysia. Dok

ASIATODAY.ID, KUALA LUMPUR – Malaysia dengan tegas menolak segala bentuk klaim Beijing di Laut China Selatan.

Menteri Luar Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein mengatakan klaim Beijing hanya omong kosong. Karena itu, pihaknya telah mendaftarkan klaim mereka di perairan itu ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dua pekan lalu.

Klaim Malaysia itu merupakan sisa bagian landas kontinen di luar 200 mil laut dari garis pangkal negara. Menurutnya, hal itu diajukan atas tindaklanjut klaim serupa pada Desember tahun lalu.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Malaysia menentang segala bentuk klaim China bahwa mereka memiliki hak historis atas perairan itu. Pemerintah Malaysia juga menganggap klaim Beijing di Laut China Selatan tidak memiliki dasar apapun di bawah hukum internasional dan itu hanya omong kosong,” tegas Hussein, menyitat Straits Times, Minggu (16/8/2020).

Meskipun penolakan ini tidak biasa, namun Hussein menuturkan mereka secara hati-hati akan tetap mempertahankan klaimnya. Malaysia, sambung dia, menghindari meningkatnya ketegangan di kawasan atas penentangan tersebut.

“Jika kita mengikuti narasi dan tekanan negara adidaya, ada potensi tinggi bagi negara-negara ASEAN untuk condong ke negara-negara tertentu,” serunya.

China hingga saat ini mengklaim 80 persen wilayah di perairan Laut China Selatan. Mereka menggunakan sembilan garis putus untuk menggambarkan wilayah klaimnya.

Bahkan Beijing membangun pulau reklamasi dan kini digunakan sebagai basis militer mereka.

Laut China Selatan merupakan perairan kaya sumber daya, seperti gas dan minyak bumi. Selain itu, wilayah ini menjadi jalur pelayaran niaga tersibuk ketiga di dunia dengan nilai hingga triliunan dolar. (ATN)

Tags: Laut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.