• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Maluku Ekspor 53,6 Ton Ikan Tuna ke Jepang, AS dan Vietnam

by Redaksi Asiatoday
February 7, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Produk Perikanan Indonesia Digemari Pasar Vietnam

Ikan Tuna Sirip Biru, salah satu hasil Perikanan Indonesia yang digemari pasar global. Foto : KKP

ASIATODAY.ID, AMBON – Aktivitas ekspor produk perikanan dari Maluku terus tumbuh selama masa pandemi Covid-19. Terbaru sebanyak 53,6 ton ikan tuna senilai lebih dari USD513 ribu siap dikirim ke Jepang, Amerika Serikat (AS) juga Vietnam.

Sebagian produk ekspor tersebut dilepas Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Bandara Pattimura Ambon, Sabtu (6/2/2021). Jumlahnya ada 6,2 ton ikan tuna dengan tujuan Jepang. Selain bandara, pengiriman juga dilakukan lewat pelabuhan ke negara pengimpor.

Menteri Trenggono meminta jajarannya di BKIPM Ambon memastikan dan menjamin tidak ada lagi kasus penolakan produk perikanan Indonesia di negara tujuan.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Perlu dilakukan pembinaaan secara rutin kepada pelaku usaha mulai dari hulu sampai dengan hilir,” ujarnya.

Ekspor ini sebagai upaya meningkatkan kepercayaan pasar dunia terhadap produk perikanan Indonesia. Menteri Trenggono pun optimistis ekspor perikanan dari Maluku bisa terus tumbuh.

Gubernur Maluku Murad Ismail menyebut ekspor perikanan terus tumbuh selama pandemi Covid-19. Total ekspor sepanjang tahun lalu mencapai 7.735 ton dengan nilai Rp630,6 miliar atau meningkat 261 persen dari tahun sebelumnya.

“Kita patut berbangga, selama masa pendemi justru ekspor produk perikanan terus tumbuh,” ujarnya.

Sejumlah negara yang menjadi pelanggan setia produk perikanan Maluku yakni China, Jepang, Amerika Serikat, Vietnam, Hongkong Singapura, Thailand, hingga Malaysia dan Srilanka. Komoditas yang diminati adalah udang vaname, ikan tuna, kerapu hidup, serta kepiting bakau.

Pertumbuhan ekspor ini diakuinya sebagai dorongan untuk terus meningkatkan produktivitas perikanan tangkap.

Laut Maluku termasuk dalam tiga wilayah pengelolaan perikanan (WPP) dengan potensi tangkapan lestari mencapai 1,3 juta ton per tahun. (ATN)

Tags: AmbonEkspor Perikanan IndonesiaIkan Tuna
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.