• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Maskapai Aigle Azur Bangkrut, 13 Ribu Penumpang Terlantar

by Redaksi Asiatoday
September 11, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Maskapai Aigle Azur Bangkrut, 13 Ribu Penumpang Terlantar

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Maskapai penerbangan Prancis Aigle Azur bangkrut. Sebanyak 13 ribu penumpang pesawat terlantar, di antaranya 11 ribu penumpang terjebak di Aljazair.

Menteri Transportasi Prancis Jean-Baptiste Djebbari mengatakan Aigle Azur mengajukan pailit pada akhir pekan lalu. Maskapai yang menerbangkan total 1,9 juta penumpang pada tahun lalu tersebut secara tiba-tiba membatalkan seluruh penerbangannya.

Akibatnya kata Djebbari, bukan cuma 1.150 karyawan dan 500 awak pesawat yang terdampak pailit Aigle Azur, tetapi juga belasan ribu pelancong.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

“Ada 13 ribu penumpang yang membeli tiket mereka dan perlu dipulangkan. Diantara mereka, 11 ribu penumpang berada di Aljazair, enam penumpang di Mali, dan Lebanon, Moskow, dan Senegal,” ujarnya, mengutip CNN.com, Rabu (11/9/2019).

Djebbari menyebut upaya menerbangkan kembali penumpang-penumpang tersebut akan memakan waktu berminggu-minggu. Oleh karenanya, ia meminta maskapai-maskapai penerbangan Prancis lainnya untuk ikut membantu proses pemulangan penumpang.

“Saya meminta mereka (maskapai Prancis) memainkan peran mereka dalam pemulangan itu. Saya ingin berterima kasih kepada Air France karena men-carter penerbangan tambahan ke Aljazair,” katanya.

Djebbari memperkirakan proses pemulangan penumpang akan memakan waktu tiga minggu, meskipun maskapai Prancis lainnya ikut memberikan bala bantuan.

Aigle Azur merupakan maskapai yang khusus menerbangkan penumpang dari Prancis ke Aljazair dan sebaliknya. Sebelumnya, maskapai ini telah menerima 14 penawaran untuk pengambilalihan.

Diantara partner strategis yang menawarkan diri tersebut, berdasarkan informasi AFP, antara lain Air France, Easy Jet yang memiliki Air Caraibes. Namun, keduanya hanya menawarkan pengambilalihan saham sebagian. Bukan seluruhnya.

Termasuk juga, HNA Group, konglomerat asal China yang menerbangkan pesawat Hainan Airlines selaku pemegang 49 persen saham Aigle Azur. Kemudian, maskapai asal Amerika Serikat yang menerbangkan JetBlue dan TAP Air Portugal, serta satu pengusaha Prancis bernama Gerard Houa. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Aigle AzurKrisis EkonomiMaskapai PenerbanganResesi Ekonomi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.