• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Medco Energi Lanjutkan Ekspansi di Industri Migas, Listrik dan Tambang

by Redaksi Asiatoday
October 4, 2020
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Medco Energi Internasional akan Divestasi Aset di Libya

Fasilitas Medco Energi Internasional. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Direktur PT Medco Energi Internasional Tbk Hilmi Panigoro mengatakan perusahaan tetap melanjutkan ekspansi bisnis migas, kelistrikan, dan pertambangan mineral meski ada Covid-19.

Salah satu dana ekspansi berasal dari hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue sebesar Rp1,78 triliun atau setara USD120 juta.

Menurut Hilmi, pihaknya telah menyelesaikan penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu yang oversubscribed sebesar 43 persen senilai Rp 1,78 triliun atau setara USD120 juta dengan partisipasi 98 persen pemegang saham.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

“Saya mengapresiasi keberhasilan eksplorasi baru-baru ini di Natuna dan aliansi dengan Kansai Electric yang akan membuka peluang untuk memperluas integrasi bisnis gas dan ketenagalistrikan Perseroan,” ujarnya dalam keterangan tertulis Sabtu (3/10/2020).

Dikatakan, pada semester I 2020 kinerja produksi minyak dan gas sebanyak 101 juta barel setara minyak per hari (mboepd), naik 5 persen dari 2019 setelah akuisisi Ophir.

Karena ada pandemi Covid-19, permintaan gas jauh di bawah kapasitas perusahaan dan di bawah tingkat normal.

Biaya tunai per unit adalah USD7,8 mboepd, sesuai panduan tahunan dan di bawah semester I 2019 meskipun terdapat pengeluaran sebesar USD8 juta untuk menjaga kelangsungan bisnis selama pandemi Covid-19.

Sementara pada bisnis kelistrikan, anak usaha MEDC, Medco Power menghasilkan penjualan sebesar 1.136 GWh pada semester I 2020.

“Angka ini menurun 9 persen dari 2019 karena adanya penurunan permintaan listrik di Batam,” terangnya.

Kendati di masa Covid-19, eksplorasi tetap berlanjut menyusul penemuan eksplorasi komersial pada kuartal I 2020 di sumur Bronang-2 dan Kaci-2. 

Perusahaan juga sukses mengebor sumur eksplorasi lanjutan pada September di sumur Terubuk-5. Penemuan ini akan dikembangkan dengan cepat dengan menggunakan infrastruktur PSC South Natuna Sea.

Di sisi lain, Medco Power dan Kansai Electric Power Company telah menandatangani Aliansi Strategis untuk mengembangkan fasilitas IPP gas baru di Indonesia. 

Eksplorasi sumur baru di Ijen 6-1 dan 5-1, Blawan Ijen, Jawa Timur menemukan reservoir uap yang kuat dan Medco Power sedang melakukan kegiatan eksplorasi pada dua sumur lagi untuk membuktikan kelayakan komersial dari pengembangan panas bumi.

Konstruksi CCGPP Riau telah mencapai progres 86 persen dan diharapkan dapat selesai pada 2021. Sementara konstruksi pada fasilitas PV 26MWp di Sumbawa sudah dimulai.

Sementara itu, di bisnis pertambangan mineral, pengembangan Fase 7 di PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) mulai mengakses bijih produktif dengan peningkatan produksi mulai April 2020. Pada semester I 2020 AMNT menghasilkan 106 juta pon tembaga dan 37 kilo ounce emas. (ATN)

Tags: MedcoMedco Energi InternationalMedco Power IndonesiaMedco Ratch Power Riau
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.