• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 7, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Menhan Fiji: Ancaman di Asia Pasifik Bukan Konflik, Tapi Perubahan Iklim

by Redaksi Asiatoday
June 13, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Menhan Fiji: Ancaman di Asia Pasifik Bukan Konflik, Tapi Perubahan Iklim

Menteri pertahanan (Menhan) Fiji, Inia Seruiratu. Dok

ASIATODAY.ID, SINGAPURA – Salah satu negara di Pasifik, Fiji memiliki pandangan lain tentang ancaman di Asia Pasifik.

Menurut Menteri pertahanan (Menhan) Fiji Inia Seruiratu, ancaman terbesar bagi kawasan Asia Pasifik adalah perubahan iklim, bukan konflik bersenjata.

Pernyataan itu membawa suara berbeda dalam pertemuan puncak pertahanan yang didominasi isu-isu tentang perang di Ukraina dan perselisihan antara China dan Amerika Serikat(AS).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Negara-negara kepulauan di Pasifik, seperti Fiji, Tonga dan Samoa, menjadi kawasan paling rentan di dunia terhadap bencana ekstrem akibat perubahan iklim.

Fiji telah dihantam oleh badai-badai tropis dalam beberapa tahun terakhir, menimbulkan banjir besar yang mengusir ribuan warga dari rumah mereka dan merusak ekonomi negara itu.

“Di benua Pasifik kami yang biru, senjata mesin, jet tempur, kapal abu-abu dan batalion hijau bukan masalah utama dalam keamanan kami,” kata Menhan Inia Seruiratu dalam Dialog Shangri-La, pertemuan puncak keamanan Asia yang digelar di Singapura.

“Satu-satunya ancaman terbesar bagi eksistensi kami adalah perubahan iklim. Itulah yang mengancam harapan dan impian kesejahteraan kami,” tegasnya.

Pertemuan yang akan ditutup pada Minggu itu telah didominasi oleh perdebatan tentang invasi Rusia di Ukraina dan ketegangan yang meningkat antara AS dan China tentang masalah apa pun, mulai dari kedaulatan Taiwan hingga pangkalan Angkatan Laut (AL) di Pasifik.

Negara-negara pulau di Pasifik telah menjadi perhatian di kawasan itu tahun ini setelah China menandatangani pakta keamanan dengan Kepulauan Solomon pada April.

Pakta itu memicu kekhawatiran AS, Australia dan Selandia Baru. Mereka khawatir China akan melangkah lebih jauh dengan mendirikan pangkalan militer di Pasifik.

Beijing mengatakan bahwa mereka tidak membangun pangkalan militer di Kepulauan Solomon dan menegaskan bahwa tujuan pakta itu adalah untuk memperkuat kerja sama keamanan dengan negara-negara pulau di Pasifik.

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi telah melakukan tur ke pulau-pulau Pasifik bulan lalu untuk menjalin kerja sama perdagangan regional dan keamanan.

Namun, pembicaraan dengan negara-negara pulau itu tidak mencapai kesepakatan.

Seruiratu mengesampingkan kekhawatiran pada adu pengaruh di Pasifik dengan menegaskan bahwa negaranya bersedia bekerja sama dengan negara mana pun.

“Di Fiji, kami tidak terancam oleh persaingan geopolitik,” kata Seruiratu dalam pidatonya.

“Kami harus menyesuaikan cara kami bekerja dan dengan siapa kami bekerja untuk mencapai stabilitas,” katanya. (ANT)

Tags: Indo PasifikPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.