• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Mesir Bangun Jalur Kereta Cepat dari Laut Merah ke Mediterania

by Redaksi Asiatoday
January 27, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mesir Bangun Jalur Kereta Cepat dari Laut Merah ke Mediterania

Kota Kairo, Mesir. Dok

ASIATODAY.ID, KAIRO – Mesir akan membangun jalur kereta berkecepatan tinggi pertama yang akan menghubungkan Laut Merah ke Mediterania sejauh 1.000 kilometer.

Bagian jalur kereta sepanjang 460 km pertama akan menghubungkan El Alamein di pantai Mediterania Mesir dan Ain Sokhna, dua kota kecil namun berkembang pesat.

Jalur kereta akan melewati 15 stasiun, termasuk ‘ibukota administratif baru’ yang belum disebutkan namanya, seperti dilansir dari laman Lonely Planet, Selasa, 26 Januari 2021.

RelatedPosts

AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026

Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth

Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test

Pembangunan tersebut merupakan sebuah proyek konstruksi besar yang dimulai pada 2015 untuk memindahkan gedung-gedung pemerintah sekitar 45 km di luar Kairo. Pembangunan jalur kereta akan selesai dalam dua tahun dan akan dirancang, dipasang, dan dipelihara oleh Siemens, perusahaan manufaktur industri Jerman.

“Kami merasa terhormat dan bangga dapat memperluas kemitraan amanah kami dengan Mesir,” kata Joe Kaeser, presiden dan CEO Siemens AG, seperti dilansir dari Lonely Planet, Selasa (26/1/2021).

“Dengan membangun sistem rel efisiensi tinggi untuk negara tersebut, kami akan mendukung rakyat Mesir dengan transportasi yang terjangkau, bersih dan dapat diandalkan,” imbuhnya.

Meskipun proyek Siemens akan menghadirkan kereta api berkecepatan tinggi pertama di Mesir, negara tersebut telah memiliki jaringan kereta api sejak 1850-an. Mesir adalah negara pertama dengan sistem kereta api di Afrika dan Timur Tengah.

Jaringan kereta api Mesir saat ini memiliki lebih dari 5.000 km jalur yang menghubungkan hampir setiap kota besar. Namun, sistemnya kuno dan kekurangan dana, yang telah mengakibatkan sejumlah kecelakaan mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

Mesir sekarang menerima pengiriman bulanan gerbong kereta baru buatan Rusia untuk meningkatkan sarana lokomotifnya. Maroko adalah rumah bagi kereta berkecepatan tinggi pertama di Afrika, bernama Al Boraq, yang dibuka pada 2018 dan beroperasi antara Tangier dan Casablanca. ‘

Jalur kereta baru berarti bahwa waktu tempuh perjalanan antara dua kota tersebut dipotong dari hampir lima jam menjadi  dua jam.

Mesir akhir-akhir ini berupaya meningkatkan sektor transportasi, terutama sejak puluhan kecelakaan transportasi dan kereta api terjadi setiap tahun di negara tersebut. (ATN)

Tags: Laut MediteraniaMesir
No Result
View All Result

Terbaru

  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.