• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Mitigasi Pandemi, World Bank Setuju Pembentukan Dana Perantara Keuangan Global

by Redaksi Asiatoday
July 2, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kurangi Utang, Cara Negara Keluar dari Kemiskinan

Presiden World Bank David Malpass. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Dewan Direktur World Bank menyetujui pembentukan Financial Intermediary Fund (FIF) atau Dana Perantara Keuangan dalam rangka Prevention, Preparedness and Response (PPR) atau kesiapsiagaan, pencegahan dan penanggulangan pandemi.

“FIF memberikan tambahan dana jangka panjang untuk mendukung negara dan kawasan berpenghasilan rendah dan menengah bersiap dalam menghadapi pandemi,” kata Presiden Grup World Bank David Malpass, Sabtu (2/7/2022).

Komitmen kontribusi dalam rangka FIF ini mencapai USD 1 miliar yang di dalamnya sudah termasuk kontribusi sebesar USD 50 juta dari Indonesia. Komitmen itu juga meliputi kontribusi dari Amerika Serikat, Komisi Uni Eropa, Jerman, Singapura, Inggris, maupun lembaga filantrofis, Wellcome Trust, serta The Bill and Melinda Gates Foundation.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

FIF akan membiayai kesehatan dengan memperkuat kapasitas PPR pandemi di tingkat nasional, regional, maupun global yang fokus pada negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Gagasan pembentukan mekanisme pembiayaan kesehatan global telah mulai dikemukakan oleh Panel Independen Tingkat Tinggi atau High Level Independent Panel/HLIP G20 pada 2021.

Gagasan ini kemudian dieksplorasi oleh para menteri keuangan dan menteri kesehatan di bawah naungan Presidensi G20 Italia yang akhirnya dituangkan dalam Deklarasi Roma Pemimpin G20.

Selanjutnya, para pemimpin G20 sepakat untuk membentuk Gugus Tugas Gabungan Keuangan dan Kesehatan atau Joint Finance and Health Task Force (JFHTF) yang diketuai bersama oleh Indonesia dan Italia, bertugas mengembangkan modalitas untuk pembiayaan baru PPR pandemi selama Kepresidenan G20 Indonesia.

Pada pertemuan menteri keuangan dan kesehatan gabungan G20 di Indonesia pada 21 Juni 2022, para menteri mendukungan pembentukan FIF di bawah pengelolaan World Bank.

FIF akan melengkapi pembiayaan dan dukungan teknis World Bank dengan memanfaatkan keahlian teknis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan melibatkan organisasi penting lainnya.

Tujuan FIF adalah menyediakan pembiayaan untuk mengatasi kesenjangan dalam pembiayaan PPR pandemi serta memperkuat kapasitas di berbagai bidang seperti pengawasan penyakit. Kemudian juga memperkuat sistem laboratorium, tenaga kerja kesehatan, komunikasi dan manajemen darurat, dan keterlibatan masyarakat.

Selain itu, FIF turut membantu mengatasi kesenjangan dalam memperkuat kapasitas regional dan global seperti mendukung berbagi data, harmonisasi peraturan dan kapasitas untuk pengembangan yang terkoordinasi.

JFHTF, World Bank dan WHO akan bekerja sama dengan para Donor FIF, mitra serta para pemangku kepentingan strategis lainnya untuk mengembangkan Kerangka Tata Kelola dan Manual Operasi FIF secara terperinci.

Pembentukan Kerangka Tata Kelola dan Manual Operasi dari FIF tersebut terus dilakukan dan rencananya FIF diluncurkan pada September 2022.

Kepala Pusat Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral Kementerian Keuangan Indonesia sekaligus Deputi G20 Indonesia Dian Lestari mengajak pihak yang belum terlibat agar berkontribusi juga pada FIF.

“Kepresidenan G20 Indonesia sangat mengharapkan dukungan dan kontribusi dari semua pemangku kepentingan terkait dalam upaya bersama untuk memperkuat arsitektur kesehatan global,” ujar Dian. (ATN)

Tags: Financial Intermediary FundWorld Bank
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.