• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

OECD Ingatkan Indonesia Waspadai Pelambatan Ekonomi China

by Redaksi Asiatoday
September 25, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
OECD Catat Tren Penurunan Pajak Korporasi Global

Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) memproyeksi ekonomi Indonesia tetap stabil di 2023.

OECD merevisi ke atas outlook pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,9 persen pada 2023.Proyeksi tersebut naik 0,2 persen dari proyeksi sebelumnya pada Juni 2023 sebesar 4,7 persen.

Dalam OECD Economic Outlook, Interim Report September 2023, lembaga tersebut memandang pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) di negara-negara berkembang utama Asia, yaitu Indonesia akan stabil di 5 persen.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Pertumbuhan PDB di negara-negara berkembang utama Asia lainnya, India dan Indonesia, diproyeksikan relatif stabil pada tahun 2023 dan 2024: sekitar 6 persen untuk India dan 5% untuk Indonesia,” tulis OECD, dikutip, Senin (25/9/2023).

Kinerja tersebut diproyeksi naik, di tengah perlambatan ekonomi China dan ketatnya suku bunga di negara-negara maju.

Secara global, pertumbuhan PDB global diproyeksikan tetap di bawah rata-rata pada 2023 dan 2024, masing-masing sebesar 3 persen dan 2,7 persen, tertahan oleh pengetatan kebijakan makroekonomi yang diperlukan untuk mengendalikan inflasi.

Sejalan dengan hal tersebut, OECD menyatakan bahwa inflasi sangat bervariasi di antara negara-negara berkembang G20. Namun demikian, faktor-faktor utama yang sama yang mempengaruhi inflasi di negara-negara maju, yakni penurunan kembali harga energi dan makanan serta pengetatan kebijakan di sebagian besar negara-negara besar.

Hal ini juga berdampak pada ekonomi negara-negara berkembang. Inflasi harga konsumen utama untuk negara-negara berkembang G20 secara keseluruhan diproyeksikan turun dari 9,1 persen pada 2022 menjadi 7,2 persen pada tahun ini, dan terus menurun menjadi 6,6 persen pada 2024.

“Dengan inflasi menurun hingga di bawah 4 persen di Brasil, Indonesia, dan Meksiko, serta tetap sangat rendah di China,” kata OECD.

Secara keseluruhan, meski ekonomi Indonesia masih akan tumbuh, terdapat faktor risiko yang mengancam.

Pertama, perlambatan yang lebih tajam dari perkiraan di China merupakan risiko utama tambahan yang akan menekan pertumbuhan output di seluruh dunia.

Kedua, risiko geopolitik.

Ketiga, risiko terkait adalah bahwa guncangan pasokan yang merugikan di pasar komoditas global dapat terulang kembali.

Harga makanan dan energi memiliki bobot yang besar dalam indeks harga konsumen di banyak negara dan merupakan faktor penentu penting bagi ekspektasi inflasi rumah tangga. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: OECDPertumbuhan Asia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.