• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Panasonic Group Siap Tekan Emisi Karbon hingga 300 Juta Ton

by Redaksi Asiatoday
May 10, 2022
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Panasonic Hadirkan Inovasi Eco Green

Eco Green Panasonic. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Panasonic Group berkomitmen akan menekan emisi karbon (CO2) lebih 300 juta ton atau sekitar 1% dari total emisi global 33 miliar ton pada tahun 2050 mendatang.

“Panasonic Environmental Vision 2050 bertujuan untuk mengurangi konsumsi energi dan menghasilkan surplus energi bersih,” kata President Director PT Panasonic Gobel Indonesia, Keisuke Nakagawa dalam keterangan tertulisnya Selasa (10/5/2022).

Dia mengatakan Panasonic berkomitmen memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik setiap tahun.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

“Salah satunya menghadirkan pogram Panasonic Green Impact, yang merupakan upaya Panasonic Group untuk mengurangi emisi CO2 dari setiap produk yang dibuat, sehingga memberikan pengaruh positif terhadap isu perubahan iklim,” kata Keisuke.

Untuk mewujudkan upaya tersebut, kata Keisuke, Panasonic Group memberikan solusi dan teknologi lebih efisien dengan memanfaatkan energi terbarukan pada setiap rumah, kota, mobilitas, dan rantai pasokan, agar dapat menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat demi masa depan yang cerah.

Transisi ke Panasonic Green Impact menyoroti pergeseran fokus grup untuk secara aktif mengatasi seberapa banyak perusahaan dapat berkontribusi pada tantangan masyarakat global menuju netralitas karbon, daripada membandingkan volume energi bersih yang dibuat dengan volume yang digunakan.

Sejalan dengan transisi ini, perusahaan telah memutuskan mengganti target yang awalnya berfokus pada energi menjadi target pengurangan CO2 untuk mengatasi masalah lingkungan global. Hal ini menunjukkan peningkatan perhatian perusahaan pada isu lingkungan.

“Panasonic Group akan berkontribusi pada netralitas karbon global dengan mengurangi emisi CO2 perusahaan sendiri dan berkontribusi pada pengurangan emisi CO2 masyarakat,” kata Keisuke.

Tujuan visi lingkungan jangka panjang Panasonic Group yang baru, ditetapkan dengan cara meninjau setiap dampak berdasarkan ruang lingkup, metode, dan kerangka waktu pengurangan CO2.

Secara terinci dari 300 juta ton emisi CO2, Panasonic menargetkan pengurangan 110 juta ton emisi CO2 dari value chain Grup yang fokus pada tiga bidang yakni pencahayaan, penyejuk udara, dan ventilasi.

Gabungan area ini menghasilkan 80% energi yang digunakan selama penggunaan produk, dan akan mengurangi emisi tiga cakupan yang dihasilkan oleh konsumen Panasonic.

Selain itu, pengurangan 100 juta ton emisi CO2 melalui penghematan energi untuk pelanggan di area bisnis yang ada selama ini, seperti baterai otomotif, supply chain software, atau produk-produk kualitas udara dan pendingin udara.

Berikutnya, pengurangan 100 juta ton emisi CO2 melalui transformasi konsumsi energi terbarukan oleh masyarakat dan inovasi teknologi, hingga menghadirkan solusi baru seperti perangkat energi hidrogen, dan lainnya.

Panasonic juga mempromosikan energi terbarukan di masyarakat melalui kegiatan bisnis dan kegiatan komunikasi. (ATN)

Tags: Emisi KarbonGreen EnergyPanasonic
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.