• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, July 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Pasca Akusisi, Bank Royal Rebranding jadi Bank Digital BCA

by Redaksi Asiatoday
May 28, 2020
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
BCA Sabet Penghargaan di CECT Sustainability Awards 2019

Tower Bank BCA di Jakarta Pusat. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bersiap rebranding PT Bank Royal Indonesia yang diakuisisi dengan mengubah namanya menjadi Bank Digital BCA.

Bank Royal diakuisisi bank milik Grup Djarum ini pada April 2019.

Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim mengatakan perseroan sudah melakukan suntikan modal ke dua anak usaha perusahaan di tahun lalu.

RelatedPosts

Danantara Builds US$10.4 Billion Investment Powerhouse

Astra’s US$480 Million Buyback Sends Strong Signal of Confidence in Indonesia’s Economy

Indonesia’s Win&Co Builds ASEAN Food Ambition with US$72 Million Momogi Deal

Pertama untuk BCA Syariah sebesar Rp1 triliun guna memperkuat lini perbankan syariah. Kedua, suntikan modal tambahan untuk Bank Royal.

“Untuk Bank Royal, ada nama baru, dan sudah dapat persetujuan, nama barunya Bank Digital BCA,” tegas Vera dalam paparan publik virtual kinerja kuartal I-2020, Rabu (27/5/2020).

“Soft opening akan dilakukan tahun ini di semester kedua, biasanya juga lebih percobaan internal untuk beberapa aplikasi yang kita siapkan saat ini. Kita tunggu tanggal mainnya. Kalau ready pasti diinformasikan soal launching Bank Digital BCA,” jelas Vera.

Rencana ini sebetulnya sudah didengungkan Vera sejak Desember tahun lalu kendati baru kali ini akhirnya resmi diumumkan. Vera, pada 11 Desember 2019, juga menegaskan bahwa meski dengan brand baru, dia memastikan, Bank Royal masih akan tetap dipertahankan sebagai bank digital.

Sebelumnya Jahja Setiaatmadja, Dirut BCA, mengatakan Bank Royal Indonesia sebagai anak usaha di bidang perbankan digital yang akan menggarap segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Guna melancarkan rencana ini, BCA akan menyuntikkan modal kepada Bank Royal. Besar suntikan dananya sebesar Rp 1 triliun. Dengan suntikan modal ini Bank Royal akan menjadi Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) II. Suntikan modal ini di luar nilai akuisisi Rp 988 miliar.

Pada 5 November 2019 lalu BCA menggenggam 99,99 persen saham Bank Royal dan PT BCA Finance 0,01 persen dari total saham Bank Royal. (ATN)

Tags: Bank Central AsiaBCABCA Syariah
No Result
View All Result

Terbaru

  • ASEAN-Japan Forge New Economic Partnership on Supply Chains, AI and Clean Energy
  • Indonesia Advances Total Rare Earth Extraction Technology
  • ASEAN Rebuilds Regional Security Framework Amid Rising Global Tensions
  • Indonesia Cuts Costs for Aviation and Petrochemicals
  • Indonesia’s Blue Economy Drive Protects Ocean Biodiversity
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.