• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pasca Bentrokan, China Bebaskan 10 Prajurit India

by Redaksi Asiatoday
June 19, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pasukan China dan India Saling Tembak di Perbatasan

Perbatasan India dan China di Nakula, negara bagian Sikkim. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – China dilaporkan telah membebaskan 10 prajurit India setelah bentrokan mematikan antara kedua pihak pada Senin (15/6/2020) lalu.

Surat kabar India, The Hindu, mengutip sumber-sumber militer, melaporkan bahwa mereka yang dibebaskan termasuk seorang Letnan Kolonel dan tiga tentara berpangkat Mayor. Akan, tetapi Pemerintah India belum mengonfirmasi berita tersebut, juga tidak mengonfirmasi bahwa ada tentaranya yang hilang.

“Bentrokan di Lembah Galwan menewaskan sedikitnya 20 tentara India dan meningkatkan ketegangan antara kedua kekuatan,” demikian laporan BBC, dilansir, Jumat (19/6/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

China tidak mengakui adanya korban di antara pasukannya, sedangkan setidaknya 76 tentara India terluka. Kedua belah pihak saling tuduh melakukan serangan.

Perbatasan antara kedua negara di wilayah tersebut tidak punya patokan yang jelas dan dapat berubah dengan perubahan topografi.

Menurut Shiv Aroor, editor senior India Today, pembebasan pasukan India akan menjadi kunci perundingan kedua negara.

Berita itu muncul setelah sebuah foto memperlihatkan senjata yang digunakan dalam pertarungan. Foto itu, yang tampaknya memperlihatkan batang-batang besi yang dipenuhi paku, diserahkan kepada BBC oleh seorang pejabat senior militer India di perbatasan India-China. Senjata-senjata itu digunakan oleh tentara China.

Analis pertahanan Ajai Shukla, yang pertama kali mengirim foto itu, menggambarkan penggunaan senjata seperti ‘barbarisme’. Gambar itu dibagikan secara luas di akun Twitter sehingga memicu kemarahan dari banyak pengguna media sosial. Namun, tidak ada pejabat China atau India yang berkomentar tentang hal itu.

Laporan sejumlah media menyebutkan bahwa pasukan bentrok di punggung bukit pada ketinggian hampir 4.300 m (14.000 kaki) di medan yang curam. Beberapa tentara jatuh ke sungai Galwan yang mengalir deras dalam suhu di bawah nol. Kematian tentara itu merupakan yang pertama sejak empat dekade terakhir. (ATN)

Tags: ChinaChina-IndiaIndia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.