• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

PBB Kucurkan USD15 Juta Danai Pencegahan Virus Corona di Dunia 

by Redaksi Asiatoday
March 3, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Dorong Resolusi Ekonomi Kreatif di Sidang Umum PBB

Markas Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – United Nations atau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengucurkan dana senilai USD15 juta untuk membantu negara-negara yang rentan dalam mencegah penyebaran wabah virus corona.

Menurut Humanitarian Chief PBB, Mark Lowcock, alokasi dana tersebut berasal dari Central Emergency Response Fund (CERF) yang akan digunakan untuk mendanai upaya global dalam memerangi wabah virus baru yang disebut Covid-19.

Pengumuman tersebut dikeluarkan ketika World Health Organization (WHO) meningkatkan risiko global dari wabah virus corona baru ke level tinggi dari penilaian risiko. WHO menyatakan bahwa  kemungkinan penyebaran virus corona saat ini masih cukup tinggi.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Di sejumlah negara kasus-kasus baru mulai bermunculan, termasuk di Italia, Iran, Korea Selatan, Bahrain, Irak Kuwait, Oman, Aljazair, Austria, Kroasia, Jerman, Spanyol, Swiss, Indonesia, dan masih banyak lagi.

Pendanaan PBB telah dikeluarkan untuk WHO dan UNICEF yang akan mendanai kegiatan penting, termasuk pemantauan penyebaran virus, penyelidikan kasus, dan operasi laboratorium nasional.

“Tindakan cepat dan kuat harus diambil untuk mendeteksi kasus sejak dini, mengisolasi, merawat pasien, dan melacak kontak dengan orang lain. Kita harus bertindak sekarang untuk menghentikan virus ini dari kekhawatiran banyak nyawa yang berada dalam bahaya,” terang Lowcock dalam keterangan tertulis WHO, yang diterima asiatoday.id, Selasa (3/3/2020).

Dana yang disalurkan PBB itu akan digunakan untuk membantu negara-negara dengan sistem kesehatan yang rapuh dan meningkatkan operasi deteksi serta respon dari kasus terduga Covid-19.

Sementara itu, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa potensi penyebaran virus ke negara dengan sistem kesehatan yang kurang baik adalah salah satu kekhawatiran terbesar.

Oleh sebab itu, bantuan dana dari berbagai pihak akan sangat membantu dalam memberikan dukungan berbagai negara untuk bersiap-siap dengan penyebaran wabah virus corona jenis baru tersebut,

“Ini akan membantu kita menyelamatkan banyak nyawa dari virus (Coivd-19),” tandasnya.  (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: China VirusCorona AsiaCorona IndonesiaPBBUnicefUnited NationsVirus CoronaVirus PneumoniaWHOWorld Corona
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.