• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 27, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

PBB : Saatnya Mengakhiri Konflik, Dunia harus Bersatu Hadapi Pandemi Covid-19

by Redaksi Asiatoday
April 17, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
PBB: Dunia Hadapi Krisis Paling Buruk Sejak Perang Dunia II 

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres. Ist

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Ditengah pandemi global wabah coronavirus (Covid-19), Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menyerukan kembali gencatan senjata global.

Kini semua orang di seantero dunia harus bersatu dan fokus menghadapi wabah mematikan ini.

“Seruan gencatan senjata global terus disuarakan di seluruh dunia,” ujar Guterres dalam sebuah konferensi pers virtual.

RelatedPosts

Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow

Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response

Indonesia Targets Chinese Steel Firm in Surprise Tax Raid

Sepuluh hari lalu, Guterres menyerukan gencatan senjata di “seluruh penjuru dunia” untuk memperkuat aksi diplomatik, membantu menciptakan situasi aman untuk penyaluran bantuan, dan juga menghidupkan harapan di negara-negara yang rentan terkena covid-19.

“Pandemi ini telah memicu konsekuensi sosial, ekonomi, dan politik, termasuk terkait perdamaian dan keamanan internasional,” kata Guterres melansir Xinhua, Sabtu (4/4/2020).

“Sebaiknya hanya ada satu perjuangan di dunia kita hari ini, yakni perang melawan covid-19,” sambungnya.

Menurut Guterres, seruan gencatan senjata global telah didukung “banyak negara, yang jumlahnya mencapai 70.” Tidak hanya negara, sejumlah organisasi dan pihak lainnya juga mendukung seruan tersebut.

“Para pemuka agama juga telah menyuarakan dukungannya terhadap gencatan senjata global,” kata Guterres.

Di waktu bersamaan, Guterres menekankan bahwa ada perbedaan mendasar antara deklarasi dan aksi nyata. Ia ingin komunitas global tak hanya menyerukan gencatan senjata, tapi juga mengambil tindakan nyata dalam menjaga perdamaian demi memfokuskan usaha melawan covid-19.

Guterres menyadari bahwa implementasi gencatan senjata, terutama di zona-zona konflik yang perseteruannya telah berlangsung lama, bukan perkara mudah.

“Untuk membungkam senjata api, kita harus meningkatkan suara perdamaian,” sebut Guterres.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins, jumlah kasus covid-19 di kancah global telah melewati 1,1 juta dengan lebih dari 58 ribu kematian dan 226.873 pasien sembuh. (ATN)

Tags: CoronavirusCOVID-19United Nations
No Result
View All Result

Terbaru

  • Limp Bizkit Names Malaysia as Its Only Asia Stop for 2026, Positioning Kuala Lumpur as Regional Rock Capital
  • Indonesia Targets Global Seafood Investment as Fishery Exports Reach US$6.27 Billion
  • Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow
  • Final Hours to Predict the 2026 World Cup Champion: Mansion Sports FC Offers IDR100 Million Prize
  • Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.