• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

PBB: Sebelum Vaksin Ditemukan, Dunia Belum Bisa Normal

by Redaksi Asiatoday
April 17, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
PBB: Sebelum Vaksin Ditemukan, Dunia Belum Bisa Normal

Sekjend PBB, Antonio Guterres. Ist

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Sekretaris Jenderal Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengungkapkan, satu-satunya cara untuk mengembalikan keadaan dunia yang normal hanya jika vaksin coronavirus (covid-19) sudah ditemukan.

“Vaksin yang aman dan efektif mungkin merupakan satu-satunya alat yang dapat mengembalikan kenormalan dunia dan menyelamatkan jutaan nyawa serta triliunan dolar yang tak terhitung jumlahnya,” terangnya saat melakukan konferensi video dengan negara Afrika anggota PBB, Kamis (16/4/2020).

Karena itu, Guterres menyerukan percepatan pengembangan dan aksesibilitas untuk mengendalikan pandemi ini.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Kami membutuhkan upaya ambisius untuk memastikan bahwa para pemangku kepentingan internasional beroperasi melalui pendekatan yang harmonis, terintegrasi, dan bermanfaat untuk memaksimalkan kecepatan dan skala yang diperlukan dalam menyebarkan vaksin secara universal untuk mengakhiri pandemi ini,” imbuhnya, dilansir CNA.

Melalui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), PBB telah mampu melengkapi 47 negara Afrika dengan alat tes covid-19. Sekjen PBB itu memuji upaya beberapa negara di Afrika dalam mengurangi konsekuensi pandemi.

Dia menyebut Uganda yang telah memberikan pebisnis lebih banyak waktu untuk mengajukan pengembalian pajak. Selain itu, ada Namibia yang menyediakan pendapatan darurat bagi mereka yang kehilangan pekerjaan.

Mesir juga mengurangi pajak pada industri. Bahkan, Cape Verde juga menyediakan bantuan makanan bagi warga mereka. (ATN)

Tags: COVID-19United NationsVaksin CoronaVaksin Covid-19WHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.