• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pemakaman Ulama Pakistan Khadim Hussain Rizvi Dibanjiri Ratusan Ribu Umat Islam

by Redaksi Asiatoday
November 23, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pemakaman Ulama Pakistan Khadim Hussain Rizvi Dibanjiri Ratusan Ribu Umat Islam

Pemakaman Ulama Pakistan Khadim Hussain Rizvi Dibanjiri Ratusan Ribu Umat Islam. Ist

ASIATODAY.ID, LAHORE – Pemakaman Ulama Pakistan Khadim Hussain Rizvi di kota Lahore dibanjiri ratusan ribu umat Islam, meski pemerintah melarang perkumpulan publik karena pandemi Covid-19.

Khadim Hussain Rizvi, 54, meninggal karena serangan jantung pada Kamis (19/11/2020), hanya beberapa hari setelah memimpin pawai protes menentang publikasi kartun yang menghina Nabi Muhammad di Prancis, di ibu kota, Islamabad. Unjuk rasa itu diwarnai kekerasan.

Infeksi virus corona harian telah meningkat di Pakistan bulan ini. Pemerintah melarang semua acara dan pertemuan besar karena negara itu sedang mengalami gelombang kedua Covid-19 setelah sempat reda tiga bulan.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Data resmi yang dirilis pada Sabtu menunjukkan 2.843 orang telah dites positif Covid-19 dan 42 orang meninggal dalam 24 jam terakhir. Data itu merupakan angka tertinggi dalam sehari sejak Juli.

Terlepas dari pembatasan sosial, ratusan ribu orang turut menghadiri pemakaman Rizvi.

Penyelenggara pemakaman mengatakan pemerintah tidak memberi tahu mereka untuk membatasi pertemuan tersebut.

Pejabat pemerintah tidak menanggapi permintaan komentar tentang pemakaman massal tersebut.

Atas alasan keamanan, layanan telepon seluler ditutup dan jalan-jalan utama diblokir di Lahore.

Seorang pejabat setempat, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan dia memperkirakan hampir 200.000 orang menghadiri acara pemakaman tersebut.

Pertemuan itu sangat besar sehingga peti jenazah Rizvi tidak dapat dibawa melalui kerumunan ke tempat yang disiapkan untuk upacara pemakaman tersebut.

“Akhirnya, peti jenazah harus ditempatkan di jembatan terdekat untuk salat jenazah,” ungkap seorang jurnalis Reuters.

Dikenal karena khotbahnya yang berapi-api, Rizvi memimpin Partai Tehrik-i-Labaik Pakistan (TLP).

Partai itu menolak berbagai tuduhan telah melakukan ujaran kebencian dan mengecam pemerintah dalam berbagai masalah.

Awal bulan ini, Rizvi memimpin pawai yang diikuti ribuan pengunjuk rasa di Islamabad yang memblokir jalan utama selama berjam-jam. Dalam aksi itu pengunjuk rasa bentrok dengan polisi. (ATN)

Tags: Pakistan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.