• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

PEMANASAN GLOBAL: Es Mencair di Greenland Memasuki Titik Kritis

by Redaksi Asiatoday
August 22, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gelombang Panas, Lapisan Es Greenland Mencair Hingga 11 Miliar Ton

Gletser di Greenland. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemanasan global makin memperburuk situasi di Greenland.

Pasalnya, pencairan es di Greenland sudah tak bisa kembali ke kondisi semula.

Para ahli menyebutkan, kondisi di Greenland tak bisa kembali seperti sedia kala walaupun pemanasan global dihentikan saat ini. Es yang ada di Greenland meleleh ke lautan melalui gletser.

RelatedPosts

Pacific Climate Crisis: Papua’s Last Glacier Nears Extinction

Indonesia Leads Southeast Asia’s Push for Deep-Sea Research Independence

Australia and Indonesia Lead Regional Ocean Conservation Initiative

Saat ini, pencairan gletser di Greenland makin parah, melewati titik kritis. Sehingga, total hujan salju yang turun di kawasan itu dalam setahun tak bisa menggantikan es yang hilang.

“Glester Greenland telah melewati titik kritis, ketika hujan salju yang mengisi kembali lapisan es setiap tahunnya tidak mampu mencegah es mencair ke lautan dari glester,” tulis sebuah pernyataan dari sejumlah peneliti Ohio State University yang dipublikasikan pada 13 Agustus lalu di jurnal Communications Earth and Environment seperti dikutip AFP.

Berdasarkan data peneliti Ohio State University, Greenland menghangat dua kali lebih cepat dibanding belahan Bumi mana pun di dunia.

Total 500 miliar ton es hilang tiap tahun, lebih banyak dari yang bisa digantikan oleh hujan salju tahunan yang turun di wilayah itu.

Berdasarkan data NOAA, es yang hilang di Greenland naik dari 34 miliar ton per tahun pada 1992-2001 menjadi 247 miliar ton per tahun pada 2012-2016, seperti dikutip USA Today.

Fenomena es mencair bukan hanya gejala, melainkan juga penyebab pemanasan global.

Lelehan es sejatinya membuat lebih banyak es lainnya mencair. Hal itu karena lelehan es yang terkumpul di lapisan es glester menyerap lebih banyak radiasi Matahari dibanding salju dan es.

Sementara itu, es dan salju pun memantulkan kembali cahaya Matahari ke langit. Selain itu, hilangnya es memunculkan permafrost atau tanah beku yang selama ini tersembunyi.

Ketika permafrost terungkap, tanah beku itu akan melepaskan gas rumah kaca ke atmosfer yang akan memerangkap panas di udara Bumi.

Selaini itu, pencairan es di Greenland ini juga menjadi penyumbang terbesar kenaikan permukaan air laut dunia, seperti dikutip Live Science. 

Greenland merupakan lapisan es terbesar kedua di dunia setelah Antartika. Mayoritas daratan di pulau dekat kutub utara ini tertutup es.

Saat ini, gletser di Greenland mencairkan es 14 persen lebih banyak dari tahun 1985 hingga 1999. Es di kawasan ini juga hilang empat kali lebih cepat dari tahun 2003. (ATN)

Tags: Climate ChangeClimate EmergencyGlobal WarmingGreenlandOhio State UniversityPemanasan GlobalPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026
  • Japan’s Takeda Places US$30 Million Bet on Indonesia’s Biopharma Ambition
  • ASEAN’s Chip Race: Indonesia and Malaysia Forge New Semiconductor Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.