• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pemerintah Didesak Deportasi TKA China Ilegal dari Bumi Indonesia

by Redaksi Asiatoday
April 30, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pemerintah Didesak Deportasi TKA China Ilegal dari Bumi Indonesia

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra, Romo Muhammad Syafi'i. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia didesak untuk mengambil langkah tegas mendeportasi Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang berstatus ilegal dari Indonesia.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra, Romo Muhammad Syafi’i mengungkapkan hal itu saat menggelar rapat kerja dengan Menteri Hukum dan HAM (Kemenkumham) Yasonna Laoly pada Selasa (1/4/2020).

“Saya kira tim Pora (Pengawasan Orang Asing) harus bekerja maksimal dalam masa ini untuk memeriksa kembali dokumen-dokumen TKA yang sudah bekerja di negeri kita. Kalau memang dokumennya belum sebagai pekerja. Ini saatnya kita mendeportase besar-besaran TKA yang tidak memiliki izin kerja di Indonesia,” tegas Syafi’i dalam rapat yang digelar melalui teleconfrence tersebut.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Menurut Syafi’i, Yasonna tak perlu takut dengan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Romo sendiri mengaku heran dan tak paham alasan yang melatarbelakangi Luhut selalu membela tenaga kerja asing.

Luhut pernah melontarkan pernyataan 49 TKA China yang bekerja di tambang Konawe, Sulawesi Tenggara sudah ada sebelum larangan penerbangan dari China. Faktanya, mereka merupakan TKA ilegal karena hanya punya visa kunjungan dan datang ke Indonesia dari Thailand setelah rute penerbangan dari China ke Indonesia dihentikan karena negara itu jadi episentrum wabah Corona.

“Pak Menteri Yasonna tidak usah takutlah dengan Pak Luhut. Karena ini memang kewenangan Pak Menteri bukan kewenangan Pak Menko Maritim dan Investasi,” kata Syafi’i.

Dalam rapat itu, anggota DPR Komisi III dari fraksi Nasdem Ahmad Sahroni juga mempertanyakan alasan Luhut menjelaskan perihal TKA di Sulawesi Tenggara.

Yasonna menerangkan, untuk membahas soal TKA di Sulawesi Tenggara, Kemenkumham menggelar rapat dengan Kemenkomarves, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Luar Negeri. Pada rapat itu disepakati bahwa yang akan menjelaskan perihal TKA di Sulawesi Tenggara adalah Luhut.

“Jadi itu hasil rapat di Kemenko Maritim yang dihadiri oleh Menaker dan Menlu karena ini menyangkut isu domain Kemenkumham, tapi juga menyangkut investasi. Jadi biar saya yang menjelaskan kata Pak Menko Maritim,” kata Yasonna.

“Masalah TKA yang di Kendari itu sebenarnya sudah clear, dan para TKA itu telah melalui pemeriksaan berlapis dan mereka juga menjalani karantina. Ini sudah berkali-kali dijelaskan,” tandasnya. (ATN)

Tags: KemenkumHAMTenaga Kerja AsingTenaga Kerja China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.