• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 21, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pertama Kalinya, Indonesia Ukir Prestasi Dunia Diajang Olimpiade Geografi

by Redaksi Asiatoday
August 7, 2019
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Pertama Kalinya, Indonesia Ukir Prestasi Dunia Diajang Olimpiade Geografi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia berhasil mengukir prestasi ditingkat dunia. Untuk pertama kalinya, Indonesia menjadi juara umum Olimpiade Geografi tingkat Internasional ke-16 atau “16th International Geography Olympiad” (IGeO) 2019 yang berlangsung di Hong Kong pada 30 Juli hingga 5 Agustus 2019. Ajang itu diikuti 176 peserta dari 44 negara.

Tim Indonesia dinobatkan sebagai juara umum setelah meraih dua medali emas dan medali perak. Dari keempat medali tersebut, dua medali emas diraih oleh Fernando, siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Sutomo 1 Medan dan Fayola siswa SMA Methodist 3 Medan, sedangkan dua medali perak diraih oleh Hadyan F. Anshori siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendikia Gorontalo dan Agista Kumala Dewi siswa SMA Semesta BBS Semarang.

Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Peserta Didik, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (Ditjen PSMA), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Juandanilsyah mengatakan, prestasi ini makin menegaskan bahwa putra putri Indonesia memiliki kemampuan yang sangat mumpuni.

RelatedPosts

Coal Fraud Fugitive Richard Muljadi Arrested Upon Return from Singapore

Indonesia Becomes ASEAN’s Top Rice Producer, Ranks Fourth Globally, FAO Says

UNHCR Commends Indonesia’s Commitment to Protecting Refugees

“Indonesia patut berbangga dengan prestasi ini. Kami sangat bersykuru dan berterima kasih tentunya. Anak-anak ini hebat, dan ini kali pertama Indonesia menjadi juara umum pada ajang Olimpiade Geografi Internasional dan luar biasa bisa bersaing dengan negara hebat lainnya,” ujar Juandanilsyah dalam keterangan persnya yang diterima asiatoday.id, Rabu (7/8/2019).

Atas prestasi itu, Kemendikbud akan memberi penghargaan berupa beasiswa pendidikan hingga ke perguruan tinggi kepada para peraih medali.

Pertama Kalinya, Indonesia Ukir Prestasi Dunia Diajang Olimpiade Geografi 1
Tim Indonesia. Ist

“Tentunya kepada mereka tetap diberikan beasiswa. Dukungan dari kami, program bantuan kepada adik-adik ini, ada sesuatu yang bisa kita berikan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,” katanya.

Salah satu peraih medali emas, Feyola merasa terkejut dirinya bisa mempersembahkan medali emas untuk Indonesia.

“Sebenarnya saya cukup terkejut bisa mendapat medali, karena pada saat mengerjakan soal sebetulnya kurang menguasai juga, tapi puji Tuhan bisa menorehkan prestasi untuk Indonesia,” kata siswi yang baru menyelesaikan pendidikannya di SMA itu.

Feyola menambahkan, negara-negara lain sangat kompetitif dan banyak negara hebat lainnya yang juga bersaing pada ajang olimpiade ini. Saingan paling berat baginya adalah Amerika Serikat dan Thailand.

Sebelum berangkat ke Hong Kong, para peserta diberi pembinaan oleh asisten dan dosen dari beberapa perguruan tinggi, di antaranya dari Fakultas Ilmu Kebumian, Institut Teknologi Bandung (ITB); Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan; Fakultas Pendidikan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), serta para alumni peserta IGeO yang telah mengikuti ajang ini pada tahun sebelumnya.

IGeO 2019 berlangsung dalam tiga babak tes, yaitu “Written Response Test” (WRT/tes tertulis), yang mana para peserta mengerjakan tes secara tertulis dalam kurun waktu tertentu. Babak selanjutnya adalah “Fieldwork Test” (FWT/tes lapangan), pada babak ini para peserta turun langsung ke lapangan untuk melakukan observasi pada daerah tertentu dan pada malam harinya, melakukan analisis perencanaan terhadap daerah yang diobservasi tersebut. Babak terakhir adalah “Multimedia Test” (MMT/Tes Multimedia), di sini para peserta selain mengerjakan soal yang berhubungan dengan geografi, juga soal-soal yang berhubungan denga pancaindra.

Berdasarkan laporan dari “Steering Committee IGeO 2019” Tim Olimpiade Geografi Indonesia sangat unggul dalam WRT (tes tertulis), hal ini dibuktikan dari total skor yang dihasilkan, mendapat peringkat ke-3 dari 44 negara. Untuk test lapangan (FWT), Indonesia berada di peringkat 7, sedangkan untuk test multimedia (MMT), berada di peringkat 7. Secara akumulatif tim Indonesia mencapai skor yang paling tinggi yaitu 262.91, disusul oleh Amerika Serikat dengan skor 254.62 dan Inggris dengan skor 252.19. (Lis/AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Olimpiade Geografi 2019
No Result
View All Result

Terbaru

  • Coal Fraud Fugitive Richard Muljadi Arrested Upon Return from Singapore
  • Indonesia Becomes ASEAN’s Top Rice Producer, Ranks Fourth Globally, FAO Says
  • Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution
  • UNHCR Commends Indonesia’s Commitment to Protecting Refugees
  • Putin Calls for National Currency Settlements at Asian Leaders’ Summit
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.