• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Perundingan Putaran Kedua Rusia dan Ukraina Gagal Sepakati Gencatan Senjata

by Redaksi Asiatoday
March 4, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Perundingan Putaran Kedua Rusia dan Ukraina Gagal Sepakati Gencatan Senjata

Aksi protes perang Rusia dan Ukraina. Twitter

ASIATODAY.ID, KIEV – Perundingan sesi kedua Rusia dan Ukraina yang berlangsung sejak Rabu (2/3/2022) hingga Kamis (3/3/2022) malam waktu setempat menghasilkan sejumlah kesepakatan antara kedua pihak.

Topik yang dibahas dalam pertemuan ini adalah mengenai gencatan senjata dan evakuasi warga sipil.

Perundingan antara Ukraina dan Rusia digelar di perbatasan Polandia-Belarus pada hari kedelapan invasi Rusia ke Ukraina.

RelatedPosts

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Perunding utama Rusia yakni mantan Menteri Kebudayaan, Vladimir Medinsky mengatakan, kedua negara sepakat membentuk koridor kemanusiaan untuk mengevakuasi warga sipil dalam perundingan kedua tersebut.

“Pertanyaan utama yang kami putuskan hari ini adalah masalah menyelamatkan orang, warga sipil, yang berada di zona bentrokan militer,” katanya, sebagaimana dilaporkan New York Times, Jumat (4/3/2022).

Kendati demikian, perundingan terkait dengan gencatan senjata masih belum menghasilkan dan gagal mencapai kesepakatan.

Dikutip melalui akun Twitter pribadi @Podolyak_M, Penasihat Presiden Ukraina Mykhailo Podolyak mengatakan bahwa tidak ada hasil apapun yang dibutuhkan Ukraina dalam perundingan kedua dengan Rusia.

“Pembicaraan putaran kedua telah berakhir. Sayangnya, Ukraina belum memiliki hasil yang dibutuhkan. Yang ada hanya keputusan tentang organisasi koridor kemanusiaan,” katanya, dikutip dari akun Twitter @Podolyak_M, Jumat (4/3/2022).

Sekadar informasi, perundingan ini merupakan kelanjutan dari perundingan pertama yang digelar pada Senin lalu. Dalam perundingan itu, kedua pihak tak mencapai kesepakatan apa pun. Penyebabnya, tidak ada kesepakatan gencatan senjata sehingga perang masih terus berkobar di Ukraina.

Salah satu pertempuran yang menjadi sorotan terjadi di Enerhodar. Pasukan Rusia di kota tersebut berupaya menguasai pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa, PLTN Zaporizhzhia yang mengakibatan PLTN tersebut terbakar lantaran pertempuran sengit dengan antarpasukan tersebut. (ATN)

Tags: Krisis UkrainaRusia
No Result
View All Result

Terbaru

  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.