• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Perwira Komandan Militer India Tewas dalam Bentrokan dengan Militer China

by Redaksi Asiatoday
June 17, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China-India Perkuat Hubungan Bilateral

China and India. Doc

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Bentrokan sengit melibatkan militer India dan China di Ladakh, wilayah Himalaya. Tiga personil militer India, termasuk seorang perwira komandan (CO), dilaporkan tewas.

Insiden pada Senin (15/6/2020) malam waktu setempat itu terjadi setelah ketegangan meningkat selama berpekan-pekan dan kedua belah pihak mengerahkan ribuan pasukan tambahan di wilayah tersebut.

“Selama proses de-eskalasi sedang berlangsung di Lembah Galwan, sebuah pertempuran sengit terjadi kemarin malam dan menimbulkan korban. Korban jiwa di pihak India termasuk seorang perwira dan dua tentara,” ujar juru bicara militer India dalam sebuah pernyataan, melansir Al Jazeera.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Pejabat militer senior kedua belah pihak saat ini dikabarkan mengadakan pertemuan di tempat itu guna meredakan situasi.

Ketegangan antara kedua negara acapkali berkobar mempersoalkan perbatasan sepanjang 3.500 kilometer yang tidak pernah ditentukan dengan tepat.

Ribuan tentara dari dua negara tetangga yang bersenjata nuklir ini telah terlibat dalam bentrokan terbaru sejak Mei di wilayah Ladakh, yang berbatasan dengan Tibet.

Juru bicara kementerian luar negeri Zhao Lijian pada Selasa (16/6/2020) mengatakan bahwa ia tidak memiliki informasi yang relevan tentang bentrokan yang menyebabkan tewasnya tiga tentara India ini.

Namun dia mengatakan dua tentara India telah secara ilegal menyeberang ke wilayah China sebanyak dua kali pada 15 Juni dalam suatu tindak “pelanggaran serius” atas konsensus yang dicapai sebelumnya antara kedua negara.

“Mereka memprovokasi dan menyerang personil China, sehingga menyebabkan konfrontasi fisik yang hebat. China telah mengajukan protes dan representasi kepada pihak India,” ungkapnya.

“China menuntut pihak India membatasi tentara garis depan dan menghindari pergerakan sepihak yang akan memperumit situasi di perbatasan,” tambah Zhao, dikutip dari Bloomberg. (ATN)

Tags: ChinaChina-IndiaIndiaLaut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.