• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Petrokimia Gresik Ekspor 253 Ribu Ton Pupuk ke India dan Meksiko

by Redaksi Asiatoday
June 17, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Ekspor 26 Ribu Ton Pupuk ke India

Pelabuhan dan terminal ekspor Petrokimia Gresik. ist

ASIATODAY.ID, SURABAYA – PT Petrokimia Gresik pada semester I/2020 mengekspor pupuk 253.000 ton atau 58 persen dari target ekspor tahunan sebesar 435.000 ton.

Direktur Permasaran Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih mengatakan dari capaian tersebut, sebanyak 175.000 ton merupakan jenis pupuk NPS dan 78.000 ton pupuk Urea yang telah dikirim ke India dan Meksiko.

“Target sebesar 435.000 ton tahun ini meningkat 10 persen dibandingkan 2019. Produk yang kami genjot ekspornya adalah jenis pupuk ZK, NPK, NPS dan Urea,” ujar Digna melalui keterangan tertulisnya yang diterima, Rabu (17/6/2020).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Sebelumnya, Petrokimia Gresik telah mengekspor pupuk NPS ke India dengan jumlah terbesar dalam satu kali pengiriman sebanyak 50.000 ton.

Digna mengungkapkan petani dalam negeri tidak perlu khawatir kekurangan pasokan pupuk karena perseroan sudah lebih dulu mengalokasikan pupuk bersubsidi sesuai yang jatah yang ditetapkan pemerintah.

“Kami tetap menjalankan kewajiban penyaluran pupuk bersubsidi sesuai alokasi pemerintah dan menyediakan juga pupuk non-subsidi untuk kebutuhan yang tidak teralokasi pada skema subsidi,” terangnya.

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini, sangat berdampak terhadap perdagangan dan perekonomian global. Namun hal ini tidak begitu mengganggu kinerja penjualan ekspor pupuk Petrokimia Gresik.

“Justru ini menjadi peluang, karena demand dari berbagai negara tetap tinggi, tapi supply-nya berkurang karena negara-negara penyuplai pupuk seperti China beberapa waktu lalu sempat menghentikan ekspor akibat pandemi Covid-19,” ujarnya.

Adapun Petrokimia Gresik saat ini memiliki 31 pabrik dengan kapasitas produksi sebesar 8,9 juta ton per tahun. Terdiri dari 5 juta ton pupuk dan 3,9 juta ton non-pupuk.

Dari 5 juta ton kapasitas produksi pupuk, sebesar 2,7 juta ton di antaranya adalah pupuk NPK dan NPS. Dari jumlah tersebut, sebesar 2,2 juta ton digunakan untuk memenuhi alokasi pupuk NPK bersubsidi.

“Sedangkan selebihnya untuk memenuhi pasar komersil, baik retail maupun ekspor,” tandasnya. (ATN)

Tags: Ekspor IndonesiaEkspor PupukKerjasama Indonesia - IndiaKerjasama Indonesia-MexicoPetrokimia Gresik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.