• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Picu Kontroversi, Konglomerat India akan Bangun Kebun Binatang Terbesar di dunia

by Redaksi Asiatoday
February 25, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Picu Kontroversi, Konglomerat India akan Bangun Kebun Binatang Terbesar di dunia

Konglomerat India, Mukesh Ambani. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Rencana Konglomerat India, Mukesh Ambani untuk membangun kebun binatang dan suaka margasatwa terbesar di dunia, memicu kontroversi di negara itu.

The Week Magazine melaporkan, kebun binatang seluas 113 hektare itu rencananya akan diberi nama Kerajaan Penyelamatan dan Rehabilitasi Zoologi Hijau di Kota Jamnagar, Negara Bagian Gujarat.

Mukesh Ambani, yang hartanya mencapai USD79 miliar, adalah pemilik Reliance Industries dan orang terkaya ke-12 di dunia.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

“Proyek hewan peliharaan” dipimpin oleh putranya yang berusia 25 tahun, Anant Ambani, yang merupakan anggota dewan di Jio, perusahaan telekomunikasi di bawah bendera Reliance, menurut laporan Business Insider.

Pada Januari lalu, Reliance Industries mencapai kesepakatan dengan Assam State Zoo di Guwahati untuk mendapatkan dua macan kumbang hitam langka dengan imbalan dua pasang zebra dari Israel, mengacu laporan Northeast Now News.

“Tampaknya bahkan hewan liar yang dikurung di kebun binatang tidak dapat melarikan diri dari tentakel rumah perusahaan besar karena perpindahan diam-diam baru-baru ini dari dua macan kumbang hitam dari Kebun Binatang Negara di Guwahati ke kebun binatang di Gujarat yang didirikan oleh Ambani,” kata Bobbeeta Sharma, Ketua Komite Kongres Assam Pradesh, dalam sebuah pernyataan.

Pada Minggu (21/2), sekitar 100 aktivis berkumpul di depan Kebun Binatang Guwahati untuk memprotes pemindahan macan kumbang, menurut harian berbahasa Inggris, Telegraph India.

Keluarga Ambani tinggal di menara 27 lantai di Mumbai yang memiliki tiga helipad dan kabarnya menghabiskan biaya USD1 miliar untuk membangunnya.

Kebun binatang ini akan menjadi rumah bagi hampir 100 spesies hewan, burung, dan reptil dari India dan seluruh dunia, termasuk singa Afrika, harimau Bengal, dan komodo, demikian Business Insider  menyebutkan. (ATN)

Tags: IndiaKonservasi AlamKonservasi SatwaMukesh Ambani
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.