• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Presiden Jokowi Usulkan Pembentukan ASEAN-RoK Creative Economy Center

by Redaksi Asiatoday
November 27, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Presiden Jokowi Usulkan Pembentukan ASEAN-RoK Creative Economy Center

ASIATODAY.ID, BUSAN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkirakan 30 tahun ke depan, kekuatan emerging economies akan dapat melampaui kekuatan dari develop countries.

“Namun hal itu tidak begitu saja akan terjadi. Jika structural reform tidak dilakukan, diversifikasi ekonomi tidak dilakukan untuk menjamin ekonomi yang berkelanjutan. Kemudian, investasi tidak dilakukan secara efektif dan berkelanjutan terutama di bidang pendidikan, riset dan juga yang tidak kalah pentingnya kita terus memberikan pengabdian terhadap upaya untuk mempersempit inqualities,” kata Presiden Jokowi saat berbicara pada ASEAN-Republic of Korea (RoK) Summit Plenary Season 1 yang dilaksanakan di Busan Exhibition and Convention Center (BEXCO), Busan, Selasa (26/11/2019).

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi yang hadir dalam KTT tersebut untuk mendampingi Presiden Jokowi kepada wartawan mengatakan, Presiden ke depan menyarankan kerja sama-kerja sama dengan RoK yang dapat diprioritaskan antara lain adalah di Bidang Perdagangan, Investasi, Pendidikan, Riset, Teknologi, Ekonomi Kreatif, dan juga Renewable Energy.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

“Presiden mengusulkan agar dapat dibentuk ASEAN-RoK Creative Economy Center. Selain itu, Presiden juga menyambut baik, akan dibentuknya ASEAN-RoK Science and Technology Center tahun 2020 di Jakarta,” kata Menlu di Lotte Hotel, Busan, Selasa, dikutip dari keterangan tertulis setkab.

Sementara itu, dari negara-negara anggota ASEAN, menurut Menlu, rata-rata mereka mengatakan mengenai pentingnya kerja sama di dalam, ekonomi terutama di dalam Creative Economy Inovasi, IT, Sumber Daya Manusia, dan juga tetap memperhatikan bahwa ke depan tantangan-tantangan keamanan baik yang tradisional maupun yang nontradisional juga masih akan tetap ada.

Outcome Document

Menurut Menlu dari ASEAN-Republic of Korea (RoK) Summit Plenary Season 1 itu kemudian ada outcome document yang dinamakan ASEAN-RoK Joint Fashion Treatment for Peace, Prosperity, and Partnership.

Joint vision statement tersebut, menurut Menlu, terdapat 3 kerja sama yang, yang besar.

Pertama, adalah memperkuat kemitraan yang lebih berbasis kepada people center karena Presiden Moon selalu mengatakan people at center, people at the center.

“Nah, sama dengan ASEAN. ASEAN juga meletakkan masyarakat sebagai inti dari sebuah semua kerja sama,” jelas Menlu.

Yang kedua adalah mengenai jaminan agar perdamaian dapat diperkuat, kerja sama untuk perdamaian dapat diperkuat agar kita bisa meng-address tradisional nontradisional security challenges, kemudian bagaimana untuk bisa membangun trust secara terus-menerus dan lain-lain.

Kemudian yang ketiga, adalah economic partnership. Yang keempat, adalah mengenai masalah connectivity. Kelima mengenai masalah sustainability dan environment and fashion. Dan yang keenam, adalah mengenai sociocultural partnership.

“Jadi, itu adalah 6 bidang besar yang masuk di dalam Joint Vision Statement sebagai hasil dari KTT ASEAN-RoK. Di samping itu, juga ada Co-Chair. Co-Chair itu adalah tanggung jawab dari Chair RoK dan juga Chair ASEAN adalah Thailand,” pungkas Menlu. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: KTT ASEAN-RoKMenlu Retno MarsudiPresiden Jokowi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.