• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Produsen Asia Lesu, Industri Semikonduktor Global Dibayangi Penurunan Permintaan

by Redaksi Asiatoday
August 22, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Buka Peluang Investasi Industri Semikonduktor

Produk Semikonduktor. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Industri semikonduktor global menghadapi kekhawatiran atas menurunnya permintaan menyusul prospek menurunnya ekspor dari pemain raksasa di Asia.

Dikutip dari Bloomberg pada Senin (22/8/2022), penyuplai chip dari Asia Utara seperti Samsung Electronics Co. dan SK Hynix Inc., telah memberikan sinyal untuk mengurangi pengeluaran investasinya. Sementara di seluruh Laut China Timur, pembuat chip kontrak terbesar di dunia seperti Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) menunjukkan isyarat yang sama.

Memudarnya permintaan produk teknologi menyoroti gambaran yang semakin suram akibat perang Rusia terhadap Ukraina dan kenaikan suku bunga yang telah menghambat aktivitas.

RelatedPosts

AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026

Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth

Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test

Perusahaan riset Gartner Inc. memangkas prospek pertumbuhan pendapatan industri semikonduktor global menjadi hanya 7,4 persen pada 2022, turun dari 14 persen yang terlihat tiga bulan sebelumnya. Adapun pada tahun depan, pertumbuhan akan jatuh 2,5 persen.

Tak hanya pemain Asia, dalam beberapa pekan terakhir, produsen chip utama seperti Micron Technology Inc., Nvidia Corp, Intel Corp. dan Advanced Micro Devices Inc., telah memperingatkan pesanan ekspor yang lebih lemah.

Chip memori adalah salah satu segmen yang paling rentan di pasar semikonduktor global senilai US$500 miliar terhadap kinerja ekonomi dunia, dan penjualan memori akses acak dinamis atau DRAM, sebuah chip yang menyimpan bit data dari Samsung dan SK Hyinx, merupakan barang dagang penting bagi Korea Selatan. Namun, pertanda menurunnya perdagangan mulai terlihat.

Ekspor produk teknologi Korea tergelincir pada Juli untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun, dengan chip memori memimpin penurunan. Persediaan semikonduktor menumpuk pada Juni dengan laju tercepat dalam lebih dari enam tahun.

Salah satu yang paling terdampak adalah Samsung, produsen chip memori terbesar di dunia dan penopang ekonomi Korea yang bergantung pada perdagangan.

Samsung mencatat pertumbuhan penjualan yang cepat ketika permintaan relatif kuat terhadap pasokan. Saat prospek chip menjadi suram, saham Samsung telah menurun tahun ini, dengan sesekali rebound.

Samsung dan SK Hynix menguasai sekitar dua pertiga pasar memori global, yang berarti mereka memiliki kekuatan untuk mempersempit kesenjangan antara penawaran dan permintaan. (ATN)

Tags: Investasi SemikonduktorMicrochip Technology
No Result
View All Result

Terbaru

  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.