• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Prospek Bisnis AirAsia Group Diragukan

by Redaksi Asiatoday
July 9, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Maskapai AirAsia Mulai Layani Penerbangan Pada 7 Mei

Maskapai penerbangan AirAsia Group. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Badan audit independen Ernst & Young meragukan kemampuan AirAsia Grup Bhd untuk melanjutkan bisnisnya di tengah lilitan utang dan dampak pandemi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ernst & Young dalam pernyataan di bursa saham Malaysia, Rabu (8/7/2020).

Tercatat, liabilitas maskapai telah melampaui aset lancarnya sebesar 1,84 miliar ringgit (USD430 juta) pada akhir 2019.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Kinerja keuangan dan arus kas maskapai kini semakin terpukul oleh sejumlah pembatasan yang diberlakukan banyak negara untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Penurunan perjalanan udara dan tekanan kinerja keuangan operator menunjukkan adanya ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan pada kemampuan Grup dan Perusahaan untuk melanjutkan kelangsungannya,” ungkap Ernst & Young, dikutip Bloomberg.

Pandemi Covid-19 telah menjerumuskan industri penerbangan secara global ke dalam krisis karena kontrol perbatasan dan masalah kesehatan yang menggerus permintaan perjalanan udara. AirAsia pada Senin (6/7) melaporkan kerugian sebesar 803,8 juta ringgit pada kuartal II/2020

“Ini merupakan tantangan terbesar yang kami hadapi sejak kami mulai berbisnis pada tahun 2001,” kata Chief Executive Officer AirAsia Tony Fernandes dalam sebuah pernyataan, Senin (6/7).

Dia mengatakan maskapai kini tengah melakukan pembicaraan untuk usaha patungan dan kolaborasi yang dapat menghasilkan investasi tambahan. Selain itu, AirAsia juga telah mengajukan pinjaman bank dan mempertimbangkan proposal untuk peningkatan modal.

Bulan lalu, konglomerasi asal Korea Selatan, SK Group, mengatakan sedang meninjau proposal untuk membeli saham di maskapai tersebut. Pada bulan Mei, AirAsia mengirim memo ke bank-bank Malaysia untuk mengajukan pinjaman senilai 1 miliar ringgit.

“Tidak ada banyak pilihan dan yang terbaik adalah bantuan dari pemerintah dengan penawaran hak oleh perusahaan sebagai gantinya,” ungkap Tony.

Saham AirAsia sempat disuspensi pada awal perdagangan hari ini. Setelah dibuka kembali pada pukul 14.40 waktu Kuala Lumpur, saham langsung amblas hingga 18 persen.

Meskipun pesimis, Ernst & Young masih menaruh harapan pada tanda-tanda pemulihan dengan pencabutan pembatasan secara bertahap terhadap perjalanan antarnegara dan kegiatan pariwisata domestik di negara-negara tempat AirAsia dan unit usahanya beroperasi.

“Pemulihan maskapai tergantung pada kebijakan pemerintah mengenai perjalanan, diskusi dengan lembaga keuangan, dan investor serta kemampuannya untuk mengatasi masalah liabilitas,” pungkas Ernst & Young. (ATN)

Tags: AirAsiaErnst & YoungMaskapai Penerbangan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.