• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Proyek Jet Tempur Senilai Rp21,6 Triliun Kerja Sama Indonesia-Korea Selatan Masih Negosiasi

by Redaksi Asiatoday
December 13, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Proyek Jet Tempur Senilai Rp21,6 Triliun  Kerja Sama Indonesia-Korea Selatan Masih Negosiasi

Pesawat Jet Tempur KFX-IFX. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia dan Korea Selatan masih menegosiasikan rencana Proyek Jet Tempur.

Negosiasi berlangsung saat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md bertemu Menteri Pertahanan Republik Korea di kantornya, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Dalam pertemuan di kantor Kemenko Polhukam itu, kedua pihak membicarakan soal kerja sama alat utama sistem persenjataan (alutsista) pengembangan pesawat tempur KFX/IFX yang dilakukan Indonesia dan Korea Selatan.

RelatedPosts

AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026

Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth

Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test

“Join pembuatan pesawat bersama. Itu sekarang masih sedang dinegosiasi dan vocal point dari Indonesia memang yang ditunjuk Menteri Pertahanan pak Prabowo, untuk berbicara antarmenteri pertahanan,” jelas Mahfud.

Menurut Mahfud belum ada keputusan spesifik yang diambil dari pertemuan itu. Namun, ia menegaskan bahwa pembahasan kerja sama jet tempur itu tetap dilanjutkan. “Substansinya Pak Prabowo yang membicarakan,” tandasnya.

Jet tempur KFX/IFX adalah pesawat semu siluman generasi 4.5 yang dikembangkan Korea Selatan dan Indonesia. Pesawat ini disebut akan menyaingi jet tempur F-22 dan F-35 karena harga jual yang relatif lebih rendah karena secara kemampuan masih berada di bawah. Pesawat ini juga diharapkan bisa ditempatkan di berbagai pulai di tanah air untuk menjaga kedaultan wilayah.

Pada 2015, pemerintah Indonesia dan Korea Selatan membuat kesepakatan untuk mengembangkan jet tempur ini bersama-sama. Kesepakatan kerja sama strategis program ini dilakukan pada 4 Desember 2015. Sementara kesepakatan cost sharing dilakukan pada Januari 2016.

Dalam kesepakatan itu, Indonesia menanggung biaya program pengembangan sebesar 20 persen, sementara Korea Selatan 80 persen. Dalam 10 tahun pengembangan yang akan dilakukan hingga 2026, total biaya yang ditanggung Indonesia mencapai Rp 21,6 triliun. Sementara kesepakatan penugasan kerja (work assignment agreement atau WAA) dilakukan pada Januari 2016.

Sesuai dengan WAA antara PT Dirgantara Indonesia dan Korea Aerospace Industries, PT DI akan mendapatkan porsi 1223 man-year di Korea dan 217 man-year di Indonesia berupa engineering work package (EWP) dan airframe component manufacture (ACM).

,’;\;\’\’
Tags: Kerjasama Indonesia-Korea SelatanProyek Jet Tempur
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.