• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

PT Dirgantara Indonesia Segera Ekspor Pesawat CN-235 ke Senegal

by Redaksi Asiatoday
May 19, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pertama Kalinya, Indonesia Ekspor Pesawat ke Nepal

Pesawat CN-235-220 buatan PT Dirgantara Indonesia. Foto : davidagusw

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) baru saja bersepakat dengan Pemerintah Senegal yang melakukan pembelian pesawat jenis CN-235 untuk keperluan patroli maritim.

Penandatanganan kesepakatan pembelian tersebut telah dilakukan di Dakar oleh Perwakilan PT DI dan perusahaan AD Trade dari Belgia mewakili Pemerintah Senegal sebagai penyandang dana kredit.

Sebelumnya, Menteri Plan Senegal Emergence atau Bappenas Senegal Cheikh Kante bersama Duta Besar Indonesia untuk Senegal Mansyur Pangeran telah melakukan kunjungan kerja ke PT DI di Bandung. Proses penyelesaian pesawat CN-235 pesanan Senegal tersebut yang penyelesaiannya telah mencapai lebih dari 80 persen.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Kami harap pesawat tersebut sudah dapat dikirim ke Senegal antara Agustus – September 2020,” jelasnya melalui keterangan tertulisnya yang diterima Selasa (19/5/2020).

Menteri Cheikh Kante mengatakan, guna meningkatkan dan memperkuat angkatan udara dan sistem pertahanannya, kemungkinan Senegal akan melakukan repeat order Pesawat CN-235 untuk seri maritime patrol aircraft segera setelah pesawat pesanan ketiga tersebut diserahkan.

Senegal juga akan mempertimbangkan untuk membeli beberapa peralatan persenjataan produksi PT Pindad seperti Panser Anoa dan Komodo yang telah banyak digunakan di sejumlah Negara Afika dalam Misi-Misi Penjaga Perdamaian di bawah kordinasi United Nations Peacekeeping Operations seperti di Republic Democratic Congo, Republic Central Africa dan Sudan.

Menteri Cheikh Kante mengagumi kemampuan Indonesia dalam pembuatan pesawat terbang dan pembuatan berbagai peralatan persenjataan berat dan ringan dengan berteknologi tinggi.

“Indonesia saat ini sudah tidak lagi sebagai Negara berkembang, tetapi sudah berubah menjadi sebuah Negara maju di Asia. Peningkatan pembangunan yang pesat dan kemajuan teknologi tinggi tersebut telah membuat Indonesia sejajar dengan Negara-negara maju lainnya di dunia,” terangnya.

Dia mengatakan Senegal menjadikan Indonesia sebagai role model bagi peningkatan kerjasama kedua negara khususnya dalam bidang pembangunan infrastruktur. (ATN)

Tags: CN235Dirgantara IndonesiaKerjasama Indonesia-Senegal
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.