• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Puluhan Mayat Diduga Korban Covid-19 Ditumpuk Disejumlah Truk di New York

by Redaksi Asiatoday
May 1, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Puluhan Mayat Diduga Korban Covid-19 Ditumpuk Disejumlah Truk di New York

Evakuasi mayat dari truk di New York, Amerika Serikat. Ist

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Puluhan mayat diduga korban Covid-19 ditemukan menumpuk di sejumlah truk di New York. Hal itu terungkap setelah orang-orang yang lewat mengeluhkan bau busuk yang menyengat.

Rumah Pengurusan Pemakaman Andrew T Cleckley di Brooklyn disebutkan menyewa truk-truk tersebut dan memasukkan sekitar 50 mayat ke dalam es. Demikian dikutip dari BBC Kamis (30/4/2020).

Seorang pejabat yang dikutip secara anonim oleh New York Times mengatakan rumah pendingin (freezer) kini tidak beroperasi lagi.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Polisi kemudian dipanggil ke tempat kejadian dan segera menutup daerah itu. Sebuah truk berpendingin kemudian tiba. Para pekerja dengan pakaian pelindung terlihat bergerak memindahkan mayat-mayat tersebut.

Tidak jelas apakah mayat-mayat itu adalah korban dari virus Corona atau sebab lain. Namun para pejabat dan rumah duka telah berjuang mengatasi sejumlah besar korban tewas di New York, negara bagian yang paling parah terkena dampak Covid-19 di AS.

Lebih dari 18.000 orang meninggal di New York City saja, menurut data Universitas Johns Hopkins.

Secara keseluruhan, AS memiliki lebih dari satu juta kasus yang dikonfirmasi akibat wabah virus Corona, lebih banyak dari negara lain di dunia.

“Mereka menyimpan mayat di van dan truk,” kata pemilik gedung dekat lokasi kejadian kepada New York Times.

Mayat-mayat itu ditumpuk satu sama lain dalam kantong mayat. Semua kendaraan itu penuh sesak,” kata saksi. (ATN)

Tags: Amerika SerikatCoronavirusCOVID-19New York
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.