• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Putin dan Pangeran Muhammad bin Salman Bahas Stabilitas Pasar Minyak Dunia

by Redaksi Asiatoday
April 17, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Putin dan Pangeran Muhammad bin Salman Bahas Stabilitas Pasar Minyak Dunia

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Putera Mahkota Arab Saudi Muhammed bin Salman (MBS). Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Rusia Vladimir Putin dan Putera Mahkota Arab Saudi Muhammed bin Salman memiliki pandangan positif terhadap kerjasama OPEC+ dalam menstabilkan pasar minyak dunia.

Dilansir Bloomberg pada Sabtu (16/4/2022), hal itu disampaikan melalui pernyataan oleh Kremlin usai percakapan telepon yang diinisiasi oleh Arab Saudi pada Sabtu.

“Kedua produsen minyak terbesar dunia ini mendiskusikan krisis di Ukraina dan Yaman,” kata Kremlin, tanpa memberikan rincian.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Arab Saudi mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa Putra Mahkota MBS menerima panggilan telepon dari Putin tetapi tidak menyebutkan OPEC+ atau kerjasama energi secara khusus.

“Mereka membahas hubungan bilateral yang menyatukan kedua negara dan strategi untuk meningkatkannya di berbagai bidang,” menurut Saudi.

“MBS menegaskan dukungan Kerajaan untuk upaya yang mengarah pada solusi politik untuk krisis di Ukraina dan mencapai keamanan dan stabilitas,” seperti dikutip dari pernyataan.

Produsen Arab Saudi dan produsen minyak utama Teluk Persia lainnya sejauh ini menolak seruan Amerika Serikat (AS) untuk meningkatkan produksi karena harga melonjak di tengah krisis di Ukraina.

Selain itu, ada pula kekhawatiran kemungkinan sanksi terhadap ekspor Rusia.

Putin terakhir kali melakukan percakapan dengan Putera Mahkota Saudi pada 3 Maret, menurut Kremlin.

Sebelumnya, MBS pada Jumat berbicara dengan Presiden China Xi Jinping, salah satunya membahas Ukraina, menurut televisi pemerintah China.

Beijing sedang mencari kerja sama tingkat tinggi dengan Arab Saudi dalam energi, perdagangan dan teknologi tinggi. (ATN)

Tags: Mohammed bin SalmanVladimir Putin
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.