• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Realisasi Investasi Listrik di Indonesia Ditarget Capai USD39 Miliar di 2024

by Redaksi Asiatoday
February 22, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi Rp19 Triliun, PLTU Jawa 8 Berteknologi USC Resmi Beroperasi  

PLTU Jawa 8. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Investasi sektor ketenagalistrikan di Indonesia menujukkan grafik yang positif pada tahun 2019. Sektor ini mampu menyedot investasi sebesar USD12 miliar.

Capaian ini melampaui target yang ditetapkan dan lebih tinggi dari tahun 2018 yang menorehkan angka USD11,29 miliar. Pemerintah pun optimis hingga tahun 2024 investasi sektor ini meningkat hingga USD39 miliar.

“Pertumbuhan investasi sektor listrik makin lama makin baik. Ini membuat kami yakin mematok angka USD39 miliar dalam lima tahun ke depan,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangan tertulisnya yang diterima Jumat (21/2/2020).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Perubahan mekanisme pelayanan, kata Agung, dari offline ke online menjadi faktor kuat dalam membangun kepercayaan investor listrik. Ditambah lagi, penyederhanaan di sejumlah regulasi kini menjadikan perizinan semakin mudah dilakukan.

“Ini bukti keseriusan kami menjadikan sektor ESDM lebih sederhana memangkas waktu perizinan dan tak terlalu birokratis sesuai arahan Presiden Jokowi,” tegas Agung.

Target keseluruhan nilai investasi hingga 2024 diperoleh secara berkala, dimulai dari tahun 2020 (USD12 miliar), 2021 (USD10 miliar), 2022 (USD8 miliar), 2023 (USD7 miliar) dan 2024 (USD3 miliar). “Tahun 2020 ini memang puncaknya. Ini tak lepas dari penyelesaian program 35 ribu MW yang akan beroperasi penuh pada 2029 nanti,” tandas Agung.

Selain megaproyek tersebut, investasi yang ditargetkan akan didapat dari pembangunan transmisi, gardu induk dan sejumlah proyek ketenagalistrikan lainnya yang strategis.

Agung menggarisbawahi, angka USD39 miliar ini belum termasuk investasi listrik dari EBT yang diproyeksikan sekitar USD20 miliar pada 5 tahun mendatang.

“Di 2024 EBT dikebut guna mendongrak capaian bauran energi. Ini kesempatan bagus bagi investor yang masuk,” tandas Agung. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: EBTInvestasi ListrikKESDM
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.