• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Respon AS, China Mobilisasi Pasukan Pengebom di Laut China Selatan

by Redaksi Asiatoday
February 26, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Respon AS, China Mobilisasi Pasukan Pengebom di Laut China Selatan

Pasukan tempur China melakukan latihan pengeboman di Laut China Selatan sebagai respons balasan terhadap militer Amerika Serikat (AS). Dok PLA

ASIATODAY.ID, JAKARTA – China memobilisasi pasukan tempur dan langsung melakukan latihan pengeboman di Laut China Selatan sebagai respons balasan terhadap militer Amerika Serikat (AS).

Dlilansir dari South China Morning Post pada Kamis (25/2/2021), sebanyak 10 pasukan pengebom China mengikuti latihan militer di perairan Laut China Selatan. Pasukan H6-J, angkatan laut China yang paling unggul dikabarkan terlibat dalam pelatihan ini.

CCTV melaporkan pada Selasa terdapat lebih dari 10 pasukan pengebom dari Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) melakukan latihan setelah Tahun Baru Imlek yang berakhir pada 17 Februari.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Hanya sehari setelah CCTV melaporkan aktivitas tentara China tersebut, sebuah kapal perusak AS transit di Selat Taiwan sehingga semakin memanaskan suasana.

Global Times melaporkan pasukan tersebut merupakan H- 6J yang dapat membawa hingga enam rudal anti-kapal dan empat rudal H-6G.

Juru bicara Komando Teater Selatan Zhang Chunhui mengatakan armada kapal dan pesawat tempur diturunkan untuk memonitor kapal perusak AS. Kapal tersebut disebut sengaja mengambil risiko di Selat Taiwan sehingga merusak perdamaian dan stabilitas.

“Pasukan teater tetap waspada dan siap untuk melawan semua ancaman dan provokasi kapan saja,” katanya.

Sementara itu, pakar militer berpendapat respons tersebut berarti China ingin memperlihatkan kehebatannya untuk melawan aktivitas Amerika Serikat belakangan ini yang diikuti oleh operasi maskapai ganda pada bulan Februari.

Mantan Kolonel PLA Yue Gang mengatakan pelatihan tersebut untuk membalas operasi AS yang melibatkan kapal induk AS Theodore Roosevelt dan Nimitz di wilayah LCS.

“Ini untuk menunjukkan bahwa militer China mampu melawan dan mengikuti apa yang dilakukan AS, dan mampu mengendalikan situasi,” katanya.

Yue menambahkan bahwa PLA juga dapat mengerahkan sumber daya lain, termasuk pasukan roket jika diperlukan. (ATN)

Tags: Indo PasifikLaut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.