• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Ribuan Warga Palestina Kecam Kesepakatan Damai UEA-Israel

by Redaksi Asiatoday
August 17, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ribuan Warga Palestina Kecam Kesepakatan Damai UEA-Israel

Aksi protes di Palestina. Dok

ASIATODAY.ID, GAZA – Ribuan warga Palestina turun ke jalan mengecam perjanjian normalisasi hubungan antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel. Dua aksi protes masif digelar terpisah di Cibaliya di Jalur Gaza bagian utara dan di perlintasan Rafah.

Aksi protes digelar usai Hamas, kelompok penguasa Jalur Gaza, meminta warga Palestina untuk memprotes normalisasi UEA-Israel.

Juru bicara Hamas, Ismail Ridwan, mengatakan bahwa perjanjian tersebut tidak akan memberikan legitimasi kepada Israel.

RelatedPosts

Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow

Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response

Indonesia Targets Chinese Steel Firm in Surprise Tax Raid

“Israel tidak akan pernah menjadi sahabat Arab dan Muslim,” ujar Ridwan kepada Anadolu Agency, Minggu (16/8/2020).

Menurut Ridwan, UEA telah “menjual” Palestina demi kepentingan mereka sendiri.

“UEA akan dirugikan dari perjanjian ini, karena Israel ingin mengeruk sumber daya dari semua negara Arab, terutama UEA,” ungkapnya.

Kamis kemarin, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perjanjian normalisasi hubungan UEA-Israel. Pengumuman tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong rencana aneksasi Israel terhadap sejumlah wilayah Tepi Barat.

Perjanjian normalisasi hubungan UEA-Israel dijadwalkan ditandatangani secara resmi dalam kurun waktu tiga pekan.

UEA adalah negara Teluk pertama dan negara Arab ketiga yang akan memiliki hubungan diplomatik penuh dengan Israel setelah Mesir dan Yordania.

Palestina mengecam perjanjian tersebut, yang dianggap sama sekali tidak membantu perjuangan bangsa Palestina.

“Perjanjian tersebut sudah seperti menikam masyarakat Palestina dari belakang,” ungkap pernyataan Hamas beberapa waktu lalu. (ATN)

Tags: IsraelPalestinaUni Emirat Arab
No Result
View All Result

Terbaru

  • Limp Bizkit Names Malaysia as Its Only Asia Stop for 2026, Positioning Kuala Lumpur as Regional Rock Capital
  • Indonesia Targets Global Seafood Investment as Fishery Exports Reach US$6.27 Billion
  • Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow
  • Final Hours to Predict the 2026 World Cup Champion: Mansion Sports FC Offers IDR100 Million Prize
  • Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.