• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Ribuan Warga Yordania Kecam Israel atas Pembunuhan Warga Palestina

by Redaksi Asiatoday
January 29, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ribuan Warga Yordania Kecam Israel atas Pembunuhan Warga Palestina

Ribuan warga Yordania menggelar unjuk rasa di Amman, Yordania, pada 27 Januari 2023, menentang pembunuhan sembilan warga Palestina oleh Israel di sebuah kamp pengungsi di Tepi Barat. Foto: Xinhua

ASIATODAY.ID, AMMAN – Ribuan warga Yordania pada Jumat (27/1) ambil bagian dalam unjuk rasa di Amman, ibu kota Yordania, untuk memprotes pembunuhan warga Palestina oleh pasukan Israel di Jenin.

“Penyerbuan di Tepi Barat oleh pasukan Israel tidak dapat dibenarkan dan warga Palestina yang tidak bersalah tewas, termasuk wanita dan anak-anak,” kata Mohammad Abu Freij, salah seorang demonstran, dilansir Xinhua.

“Kami berada di sini untuk menunjukkan dukungan kami kepada saudara-saudara Palestina kami dan membuat suara kami didengar,” imbuhnya.

RelatedPosts

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package

Jumaa Halaweh, pengunjuk rasa lain berusia 57 tahun, mengatakan warga Arab dan Muslim harus “melakukan lebih banyak upaya selain hanya kecaman untuk menghentikan agresi Israel.”

Pada Kamis, Kementerian Luar Negeri Yordania mengecam peningkatan eskalasi kampanye militer Israel dan memperingatkan “gelombang kekerasan baru”, seraya mendesak Israel untuk menghentikan semua operasi militer terhadap warga Palestina dan menahan diri dari prosedur tidak sah yang akan merusak solusi dua negara dan peluang untuk perdamaian.

Penyerbuan itu terjadi beberapa hari setelah Raja Yordania Abdullah II bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Amman. Dalam pertemuan itu, Raja Abdullah II menekankan perlunya menjaga ketenangan dan menghentikan semua aksi kekerasan untuk membuka jalan bagi cakrawala politik bagi proses perdamaian.

Pada Kamis pagi waktu setempat, tentara Israel menyerbu kamp pengungsi Jenin di bagian utara Tepi Barat dan membunuh sembilan warga Palestina, termasuk seorang wanita lanjut usia (lansia) dan melukai 16 orang, dengan empat di antaranya berada dalam kondisi serius, menurut Kementerian Kesehatan Palestina. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: IsraelPalestinaYordania
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen
  • Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package
  • Indonesia Accelerates Rare Earth Ambitions, Partners with Malaysia in Global Race for Critical Minerals
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.