• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Rivalitas Global Menajam, Indonesia Fokus Jalin Persahabatan dan Stabilitas ASEAN

by Redaksi Asiatoday
December 1, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rivalitas Global Menajam, Indonesia Fokus Jalin Persahabatan dan Stabilitas ASEAN

Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia akan terus melindungi kepentingan nasional. Karenanya, Indonesia tidak akan memihak negara yang berperang dalam ‘hot peace’, ditengah situasi dunia yang sudah ‘damai’, tapi masih dihantui rivalitas.

“Indonesia akan mengulurkan tangan ke semua sisi dan akan menyambut negara mana pun yang mengulurkan tangan dalam persahabatan kepada kami,” tegas Prabowo melalui pernyataan video di Conference on Indonesia Foreign Policy (CIFP) 2019, Sabtu (30/11/2019).

Prabowo mengatakan, strategi pertahanan Indonesia adalah strategi pertahanan defensif. Ini menunjukkan sikap Indonesia yang independen dan aktif dalam pertahanan.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

“Indonesia tidak akan pernah bergabung dengan aliansi militer apapun. Filosofi pemandu saya adalah seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak,” tegasnya.

Prabowo juga mengatakan bahwa Indonesia akan secara aktif mempromosikan diplomasi pertahanan. Menurutnya, hubungan antarmiliter akan berpengaruh untuk meningkatkan kepercayaan dan membangun kepercayaan diri.

“Fokus utama diplomasi pertahanan kami adalah kawasan Asia Tenggara, tetapi kami juga akan memperluas dialog pertahanan dan kerja sama kami dengan negara-negara besar berdasarkan kasus per kasus dan terhadap negara-negara sahabat lainnya di seluruh dunia,” paparnya.

Prabowo menegaskan, militer Indonesia tidak akan pernah mengancam siapapun, tetapi juga tidak akan membiarkan Tanah Air diganggu bahkan diancam negara lain.

Karenanya, dalam akhir pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan bekerja sama dengan negara lain, termasuk ASEAN, dalam menciptakan keamanan di kawasan. Ini agar negara-negara di kawasan Asia Tenggara kuat menghadapi ancaman di bidang pertahanan.

“Kami akan bekerja dengan negara lain untuk mencapai keamanan yang lebih besar. Keamanan Indonesia juga berarti keamanan bagi tetangga kita,” tandasnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Foreign Policy Community IndonesiaKemenhanKemenlu RIMenhan Prabowo
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.