• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Sektor Hulu Migas Indonesia Catat Penerimaan Rp133 Triliun per September

by Redaksi Asiatoday
October 20, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ekonomi Global Mulai Pulih, ICP Mei Naik ke USD65,49 per Barel

Kawasan industri minyak dan gas (Migas). Dok SKK Migas

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas ) Indonesia mencatat, hingga September 2021 penerimaan negara dari sektor hulu migas mencapai USD9,53 miliar atau sekira Rp133,42 triliun.

Raihan angka itu mencapai 131% dari target sebesar USD7,28 miliar.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, pertumbuhan penerimaan dari sektor hulu migas yang meningkat itu salah satunya didorong oleh meningkatnya harga minyak dan efisiensi yang dilakukan perusahaan migas.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

“Realisasinya sudah mencapai USD9,53 miliar atau 131% dari target satu tahun,” ujar Dwi dalam ketarangan pers, Selasa (19/10/2021).

Dwi menjelaskan, harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada September 2021 mencapai USD72,20 per barel. Sementara harga Brent rata-rata USD74,88 per barel, dan WTI USD71,54 per barel.

“Terjadi kenaikan harga minyak dunia, bahkan harga gas juga. Kami prediksi bahwa harga ini akan mengalami penyesuaian ke depan ketika musim panas di tahun depan. Kami perkirakan akan kembali pada posisi yang selalu kita pakai pada dasar perhitungan, yaitu di USD60-65 per barel,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dwi mengatakan realisasi investasi di sektor ini hingga September 2021 mencapai USD7,9 miliar atau 64% dari target sebesar USD12,38 miliar.

“Mudah-mudahan aktivitas akhir tahun yang lebih agresif bisa mendekati target investasi yang dicanangkan,” tambah Dwi.

12 Proyek Hulu Migas Berhasil Onstream

Dwi juga menjelaskan ada 12 proyek hulu migas yang berhasil onstream pada Januari–September 2021.

Hal itu membuat SKK Migas optimistis realisasi proyek yang onstream tahun ini bisa melebihi target yang telah ditetapkan.

Dari 12 proyek tersebut, total investasi yang dilakukan mencapai US$1,5 miliar, atau 53 persen dari total nilai investasi yang ditargetkan sepanjang tahun ini.

“12 proyek yang sudah onstream dari 15 proyek yang diproyeksikan. Investasinya US$1,5 miliar dari target US$2,92 miliar. Tambahan produksi 18.468 bopd dan 489 Mmscfd dari 12 proyek yang sudah mulai onstream,” ujarnya.

Adapun, proyek-proyek yang telah onstream tersebut adalah Lematang Compression oleh Medco E&P Lematang, EOR Jirak oleh Pertamina EP, North Area oleh Jindi South Jambi Block B, EPF Belato 2 oleh Seleraya Merangin Dua, dan WB Nag Compression oleh PetroChina Jabung Ltd. Kemudian, KLD oleh PHE ONWJ, SP Akasia Bagus oleh Pertamina EP, Merakes oleh Eni East Sepinggan, Gas Supply to RU-V oleh Pertamina Hulu Mahakam, Sidayu oleh Saka Indonesia Pangkah Ltd., West Pangkah oleh Saka Indonesia Pangkah Ltd., dan Upgrade Bangadua oleh Pertamina EP.

Sementara itu, terdapat 3 proyek yang saat ini masih berjalan adalah SP Bambu Besar (Asso) oleh Pertamina EP, Jambaran Tiung Biru oleh Pertamina EP Cepu, dan Bukit Tua Phase 3 oleh Petronas Carigali Ketapang II Ltd.

Apabila ketiga proyek tersebut bisa onstream tahun ini, maka total proyek yang selesai adalah sebanyak 15 proyek atau mencapai 125 persen dari target yang ditetapkan pada 2021, yakni 12 proyek. (ATN)

Tags: Hulu MigasIndustri MigasSKK Migas
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.