• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Selain ABK Indonesia, 15 ABK Warga Filipina Juga Disiksa di Kapal China

by Redaksi Asiatoday
July 8, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Selain ABK Indonesia, 15 ABK Warga Filipina Juga Disiksa di Kapal China

Kapal ikan China Lu Huang Yuan Yu 117 dan 118 diamankan oleh KRI Mubara 868 di dermaga Mako Lanal Batam. Ist

ASIATODAY.ID, BATAM – Keberhasilan tim gabungan Polda Kepri, TNI AL, BIN Daerah Kepri, Bakamla, Bea Cukai dan KPLP memburu dan menangkap dua Kapal ikan China Lu Huang Yuan Yu 117 dan 118, membuka fakta baru terkait kasus kekerasan dan perbudakan di kapal tersebut.

Selain mengungkap keberadaan mayat seorang Anak Buah Kapal (ABK) warga Indonesia bernama Hasan Afriadi asal Lampung, di kapal tersebut terdapat banyak ABK Indonesia dan Filipina.

Kapolda Kepri, Irjen Aris Budiman mengatakan, ada sekitar 10 WNI diatas kapal yang mengalami penyiksaan.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Selain warga negara Indonesia, ada juga 15 WNA Filipina yang mengalami nasib sama. Dimana mereka juga mengalami penyiksaan di Kapal China tersebut,” kata Aris, Rabu (8/7/2020).

Saat ini, kedua kapal tersebut telah diamankan di dermaga Mako Lanal Batam.

Sebelumnya, dua kapal ikan berbendera China Lu Huang Yuan Yu 118 dan Lu Huang Yuan Yu 117 diamankan oleh KRI Mubara 868.

Kedua kapal ini berhasil diamankan di Traffic Separation Scheme (TSS) perbatasan Indonesia, Malaysia Pulau Rupat.

Sejauh ini, seluruh ABK telah diamankan, termasuk kru kapal untuk penyelidikan lebih lanjut. (ATN)

Tags: ABK IndonesiaHuman RightsKapal ChinaPerbudakan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.