• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Selamatkan Ekonomi, IMF Desak Negara di Asia Pacu Perdagangan

by Redaksi Asiatoday
July 2, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
IMF: Pandemi COVID-19 Telan Biaya Ekonomi Global Hingga USD12 Triliun

Dana Moneter Internasional (IMF). Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Dana Moneter Internasional (IMF) mendesak negara – negara di Asia untuk memacu perdagangan intra regional.

Pasalnya, sentimen anti globalisasi diperkirakan meningkat karena pandemi covid-19, sehingga mengaktifkan perdagangan menjadi penting.

Pandemi Covid-19 telah memberikan tekanan cukup keras terhadap aktivitas perdagangan dan ekonomi dunia saat ini.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

IMF memandang negara-negara di dunia perlu melanjutkan pembukaan pasar satu sama lain agar ekonomi tidak terus melemah.

“Saya pikir sangat penting bagi kita untuk menekankan bahwa perdagangan penting bagi pertumbuhan setiap negara dan kesejahteraan semua orang,” kata Direktur Departemen Asia dan Pasifik IMF Chang Yong Rhee, melansir Xinhua, Kamis, (2/7/2020).

Menurut proyeksi IMF, Asia akan melihat kontraksi pertumbuhan ekonomi 1,6 persen pada 2020 di tengah meningkatnya kejatuhan ekonomi akibat covid-19.

Asia sangat bergantung pada rantai pasokan global dan tidak dapat tumbuh ketika seluruh dunia menderita. Rhee berpandangan perdagangan Asia diperkirakan berkontraksi secara signifikan karena melemahnya permintaan eksternal.

Pemberi pinjaman multilateral merevisi turun perkiraan untuk ekonomi global, memproyeksikan kontraksi 4,9 persen pada 2020 atau 1,9 poin di bawah perkiraan April.

Rhee mengatakan covid-19 menghantam Asia lebih awal, dan banyak ekonomi Asia, termasuk China, Korea Selatan, dan Vietnam.

“Berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dari yang diproyeksikan untuk kawasan Asia pada kuartal pertama,” ujarnya.

Ia menambahkan karena beberapa negara di Asia memiliki virus yang relatif terkendali maka sektor pariwisata kemungkinan akan pulih di antara negara-negara tetangga lainnya yang akan menjadi sumber pertumbuhan penting bagi kawasan itu.

Untuk China, yang menawarkan pasar domestik yang besar, beralih dari model pertumbuhan yang berorientasi ekspor ke model pertumbuhan yang didorong oleh permintaan domestik. Tetapi untuk ekonomi Asia yang lebih kecil, transisi semacam itu mungkin bukan solusi.

Rhee menambahkan bahwa intra regional perdagangan akan menjadi sangat penting bagi negara-negara di Asia.

“Setiap perjanjian perdagangan bilateral, regional, atau multilateral akan sangat penting dalam lingkungan ini, sambil menambahkan bahwa negara-negara harus mempertimbangkan dan meningkatkan kelemahan yang kita lihat untuk membuat manfaat lebih inklusif,” tandasnya. (ATN)

Tags: Asia BusinessIMFPertumbuhan AsiaPertumbuhan EkonomiTrade Asia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.