• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Semester I, IPC Bukukan Keuntungan Rp1,51 Triliun

by Redaksi Asiatoday
July 26, 2019
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Semester I, IPC Bukukan Keuntungan Rp1,51 Triliun 1

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,51 triliun sepanjang semester I-2019.

Bila dibandingkan dengan torehan periode yang sama tahun lalu, pendapatan BUMN ini naik 25% yakni sebesar Rp1,21 triliun.

Menurut Direktur Utama IPC, Elvyn G Masassya, kendati laba bersih mengalami kenaikan, namun dirinya mengakui bahwa kinerja dan operasional perusahaan secara umum tidak dapat terlepas dari pengaruh kondisi ekonomi saat ini.

RelatedPosts

Ceria Corp Strengthens Indonesia’s Nickel Downstream Strategy

Bank Jakarta Wins Three Awards at the 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Berdasarkan data BPS, sepanjang semester I-2019 aktivitas ekspor turun 8,6% dan impor turun 7,6%.

“Kami berupaya mempertahankan tren kenaikan laba bersih perusahaan yang telah berlangsung selama tiga tahun terakhir, di tengah kondisi ekonomi yang penuh dengan tantangan. Laba bersih ini dicapai dari efisiensi dan cost effectiveness,” terang Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya, di Jakarta, Jumat (26/7/2019).

Elvyn mengatakan, hal tersebut tercermin pada aktivitas bongkar muat peti kemas yang mengalami penurunan sebesar 1,03% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018, yakni dari 3,38 juta TEUs menjadi 3,35 juta TEUs.

Penurunan juga terjadi pada arus kapal mencapai 3,7% dibandingkan semester 2018, yaitu dari 104,6 juta gross ton (GT) menjadi 100,81 juta GT.

Sementara itu arus barang relatif sama, naik tipis 3,4%, dari 27,4 juta ton menjadi 28,4 juta ton. Khusus untuk arus penumpang, terjadi kenaikan dari 317 ribu menjadi 553 ribu penumpang, atau tumbuh sebesar 74%.

“Kami optimistis kinerja operasional dan keuangan kembali positif pada semester II ini, sesuai dengan pelaksanaan sejumlah upaya bisnis yang diproyeksikan terealisasi sesuai jadwal,” urainya.

Elvyn menambahkan, saat ini IPC terus mengembangkan digitalisasi untuk efisiensi operasional di lapangan. Dalam waktu dekat IPC akan meluncurkan aplikasi logistik untuk memudahkan pergerakan barang mulai dari dermaga, pergudangan, hingga pendistribusiannya ke luar area pelabuhan. Aplikasi logistik dengan platform digital ini merupakan bagian dari upaya IPC untuk menjadi trade facilitator.

“Kita ingin semua operasional di pelabuhan lebih cepat, lebih mudah, dan lebih murah. Tak ada lagi yang manual. Semuanya berbasis digital dan cashless,” pungkas Elvyn. (Lis)

,’;\;\’\’
Tags: IPCPelabuhanPelabuhan Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President
  • Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining
  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.