• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Sri Lanka Caos dan Lumpuh, Solusi Cepat harus Ditemukan

by Redaksi Asiatoday
July 10, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Sri Lanka Caos dan Lumpuh, Solusi Cepat harus Ditemukan 1

Ribuan massa mengepung istana Presiden Sri Lanka pada Sabtu (9/7/2022). Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Negeri Sri Lanka lumpuh dan terjadi caos.

Amerika Serikat (AS) mendesak para pemimpin Sri Lanka untuk bertindak cepat mencari solusi jangka panjang setelah presidennya kabur karena diburu oleh massa.

Setelah insiden itu, Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa mengumumkan akan mengundurkan diri.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Saat Presiden Gotabaya Rajapaksa bersiap untuk mundur, Amerika Serikat menyerukan agar parlemen Sri Lanka mendekati titik ini dengan komitmen untuk kemajuan bangsa, bukan hanya satu partai politik.

“Kami mendesak pemerintah ini atau pemerintah baru yang dipilih secara konstitusional untuk bekerja cepat, mengidentifikasi dan menerapkan solusi yang akan mencapai stabilitas ekonomi jangka panjang, serta mengatasi ketidakpuasan masyarakat Sri Lanka atas ekonomi yang memburuk,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, dikutip dari CNA, Minggu (10/7/2022).

Amerika Serikat memperingatkan terhadap serangan terhadap pengunjuk rasa atau wartawan. Namun, mereka juga mengkritik aksi kekerasan pada Sabtu kemarin, ketika massa menyerbu kediaman Rajapaksa.

“Rakyat Sri Lanka memiliki hak untuk bersuara secara damai, dan kami menyerukan penyelidikan penuh, penangkapan, dan penuntutan kepada siapapun yang terlibat insiden kekerasan terkait protes,” kata jubir tersebut.

Rajapaksa memiliki hubungan yang sulit dengan Amerika Serikat atas penolakannya pada tuduhan kejahatan perang saudara selama beberapa dekade di Sri Lanka. Sementara itu, mereka memiliki kemitraan ekonomi yang erat dengan China.

Baik Washington maupun China sudah menawarkan untuk membantu pulau yang dulunya makmur itu. (ATN)

Tags: RevolusiSri Lanka
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.