• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Strategi Inovatif, WIKA Raih Keuntungan Rp1,01 Triliun

by Redaksi Asiatoday
August 2, 2019
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Strategi Inovatif, WIKA Raih Keuntungan Rp1,01 Triliun

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA berhasil mencatatkan laba sebesar Rp1,01 triliun pada semester pertama tahun ini.

Dengan demikian laba bersih semester I 2019 WIKA secara tahunan (year on year/yoy) tumbuh 60,48 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

“Kami ingin menjadi perusahaan engineering, procurement and construction (EPC) dan investasi terdepan yang berfokus pada kualitas sehingga semua pengerjaan harus dimulai dengan proses perencanaan yang baik dan terukur,” terang Direktur Utama WIKA Tumiyana dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (2/8/2019).

RelatedPosts

Ceria Corp Strengthens Indonesia’s Nickel Downstream Strategy

Bank Jakarta Wins Three Awards at the 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Menurut Tumiyana, keberhasilan tersebut merupakan bagian dari penerapan strategi yang inovatif melalui upaya peningkatan kualitas dan efisiensi sehingga membuahkan net profit margin sebesar 8,93 persen dari penjualan Rp11,36 triliun.

Dikatakan, WIKA selama ini telah memanfaatkan building information modelling dengan optimal untuk merumuskan bentuk desain, model, visualisasi, dan simulasi. Dengan demikian, segala risiko, termasuk di antaranya yang menyebabkan biaya pengerjaan menjadi lebih besar pada saat proses konstruksi bisa lebih diminimalkan.

Selain itu, penerapan strategi backward-forward terintegrasi yang dilakukan WIKA pada 7 portofolio bisnisnya, mampu meningkatkan supply chain, efisiensi biaya produksi, dan mendorong perkembangan bisnis yang berkelanjutan (Investasi) sehingga meningkatkan laba.

Tumiyana menegaskan, WIKA akan terus meningkatkan kapasitasnya dengan mengerjakan proyek-proyek baru berskala besar karena masih memiliki cukup ruang untuk meningkatkan kekuatan permodalan. Saat ini, net gearing ratio dan gross gearing ratio perusahaan masing-masing tercatat masih pada angka 0,74 dan 1,05.

Kinerja positif perusahaan di semester I tahun 2019, turut tercermin dari perolehan kontrak baru yang mencapai Rp15,23 triliun. Segmen infrastruktur dan gedung berkontribusi sebesar 39,27 persen; segmen energi dan industrial plant 39 persen; segmen industri 17,60 persen, dan segmen properti sebesar 4,12 persen.

Deretan kontrak baru selama 2019 yang berhasil diraih WIKA di antaranya pembangunan jalan tol Serpong–Balaraja (Banten), relokasi pipa Pertamina di Jawa Barat, hotel domestik Terminal 3 Bandara Soekarno–Hatta, serta proyek-proyek di luar negeri, antara lain di Malaysia, Aljazair, dan Taiwan. (Lis)

,’;\;\’\’
Tags: PT Wijaya KaryaWIKA
No Result
View All Result

Terbaru

  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.