• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Sumitomo Cabut dari Proyek Smelter Nikel Vale Indonesia di Pomalaa

by Redaksi Asiatoday
April 25, 2022
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Divestasi Saham PT Vale Indonesia Bakal Dipercepat

Smelter nikel PT Vale Indonesia. Foto : Dok PT Vale

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan Jepang, Sumitomo Metal Mining Co Ltd (SMM) memutuskan untuk keluar dari proyek fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) nikel milik PT Vale Indonesia Tbk (INCO) di Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Keputusan Sumitomo itu dipertegas dengan menghentikan studi kelayakan (feasibility study) proyek yang akan menghasilkan produk untuk bahan baku baterai kendaraan listrik tersebut.

“President & Representative Director SMM Akira Nozaki telah memutuskan untuk tidak melanjutkan studi kelayakan pada pembangunan smelter nikel di Pomalaa, Kabupaten Kolala di Sulawesi Tenggara,” tulis manajemen SMM dalam keterangan resmi, Senin (25/4/2022).

RelatedPosts

Ceria Corp Strengthens Indonesia’s Nickel Downstream Strategy

Bank Jakarta Wins Three Awards at the 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Sebagai referensi, pada 2012 Sumitomo memulai kerjasama dengan Vale Indonesia untuk melakukan studi kelayakan awal di proyek Pomalaa. Dan sejak 2018, SMM telah melakukan studi kelayakan definitif untuk proyek tersebut.

Sayangnya, andemi Covid-19 membuat proyek tersebut menjadi terhambat.

Vale Indonesia telah berupaya untuk mencari alternatif untuk melanjutkan proyek tersebut, tetapi SMM tidak bisa melanjutkan negosiasi dengan INCO.

“Karena sulit untuk mempertahankan proyek studi kelayakan ini baik secara internal maupun eksternal, dan tidak adanya prospek untuk kemajuan di masa mendatang, Sumitomo tidak memiliki pilihan selain menghentikan studi ini,” ungkap manajemen SMM.

Manajemen Sumitomo mengakui bahwa proyek smelter nikel Pomalaa merupakan inti dari strategi SMM untuk mengamankan sumberdaya nikel dalam mencapai visi jangka panjang, yakni produksi 150 ribu ton nikel per tahunnya.

Smelter nikel Pomalaa juga diposisikan sebagai proyek besar untuk mendongkrak nilai perusahaan dalam rencana bisnis tiga tahun yang diumumkan pada tahun lalu.

“Meski kami menyesalkan hasil ini, kami akan melanjutkan upaya untuk mengamankan sumber daya nikel dalam rangka memperkuat rantai nilai tiga bisnis SMM, yakni sumber daya mineral, peleburan, dan pemurnian material. Kami juga akan tetap memastikan pasokan nikel yang stabil sesuai rencana bisnis tiga tahunan yang telah dijabarkan sebelumnya,” jelas manajemen SMM.

Keputusan penghentian proyek Pomalaa tersebut diakui manajemen akan berdampak minim terhadap hasil perusahaan untuk tahun buku yang berakhir 31 Maret 2022 dan 31 Maret 2023. (ATN)

Tags: Hilirisasi NikelInvestasi smelterPT Vale IndonesiaSumitomo
No Result
View All Result

Terbaru

  • Asia Powers Global Demand for World Bank’s US$1.5 Billion Sustainable Bond
  • 30 Countries Unite to Create WAICO, Aiming to Redefine Global AI Governance
  • Indonesia Deepens Asia Trade Push
  • Indonesia Business Confidence Under Pressure
  • Indonesia–Switzerland Alliance Targets Global Mineral Supply Chain Transformation
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.