• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 28, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Tabrak Gunung di Laut China Selatan, Komandan Kapal Selam AS Dicopot

by Redaksi Asiatoday
November 6, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Tabrak Gunung di Laut China Selatan, Komandan Kapal Selam AS Dicopot 1

USS Connecticut, kapal selam bertenaga nuklir milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS). Dok USNavy

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah mencopot tiga perwira kru kapal selam nuklir yang menabrak gunung bawah laut di perairan Laut China Selatan.

Akibat insiden itu, China marah besar dan kapal selam dimaksud juga terpaksa berlayar di permukaan selama sepekan menuju teritori AS di Pasifik, Guam.

Komandan Kapal Selam USS Connecticut, Komodor Cameron Aljilani, perwira eksekutif Lt. Komodor Patrick Cashin, dan Kepala Teknisi Sonar Cory Rodgers dicopot dari jabatannya, seperti diberitakan CNN, Jumat (5/11/2021).

RelatedPosts

Indonesia Cracks Down on Global Online Gambling Empire

Fukushima Enters a New Era: IAEA, China, South Korea and Switzerland Unite to Verify Japan’s Nuclear Cleanup and Water Release

China Revives Trade Corridor to the Indian Ocean Through Bangladesh and Myanmar

Keputusan diambil setelah dilakukan investigasi selama sekitar satu bulan sejak insiden tersebut.

Menurut hasil investigasi, tabrakan itu “seharusnya bisa dicegah”.

Angkatan Laut Amerika mengatakan kapal selam tersebut tengah melakukan patroli bawah laut saat insiden terjadi.

Sebanyak 15 kru mengalami cedera ringan. USS Connecticut saat ini masih berada di Guam untuk diperiksa tingkat kerusakannya, sebelum dibawa ke Washington dan direparasi di sana.

USS Connecticut disebut-sebut sebagai “mobil sport mewah” untuk kapal selam, dengan harga USD3 miliar dan bisa melaju kencang serta dilengkapi teknologi elektronik paling muthakhir.

AL mengklaim bahwa setelah tabrakan pada 2 Oktober, kapal selam itu masih mampu menempuh jarak 2.900 km ke Guam dengan tenaganya sendiri dan reaktor nuklirnya tidak terdampak.

Laksamana Madya Karl Thomas, komandan Armada ke-7 Amerika, mengatakan kecelakaan itu bisa dihindari jika awak kapal selam “melakukan penilaian yang tepat, hati-hati dalam pengambilan keputusan, dan patuh pada prosedur dalam perencanaan navigasi”.

Para pejabat keamanan di Beijing mempertanyakan maksud kehadiran kapal selam itu di Laut China Selatan, yang sekarang menjadi area panas karena China mengklaim kepemilikan atas sebagian besar area tersebut.

Kementerian Luar Negeri China mendesak Amerika untuk memberi penjelasan tuntas dan “menghentikan provokasi” di sana. (BBC/CNN)

Tags: Indo PasifikLaut China SelatanUSS Connecticut
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Cracks Down on Global Online Gambling Empire
  • Fukushima Enters a New Era: IAEA, China, South Korea and Switzerland Unite to Verify Japan’s Nuclear Cleanup and Water Release
  • Indonesia and China Join Forces to Unlock Asia’s Ancient Human Migration and Shared Civilizations
  • China Revives Trade Corridor to the Indian Ocean Through Bangladesh and Myanmar
  • Indonesia Unveils Global Green Finance Push as Climate Investment Targets Tropical Forests
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.