• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Tata Kelola Nikel di Indonesia Buruk, KPK Turun Tangan

by Redaksi Asiatoday
November 10, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
HIPMI : Kebijakan Larangan Ekspor Bijih Nikel Harus Dibatalkan

Tambang Nikel di Maluku Utara. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Tata kelola Nikel di Indonesia terus menjadi sorotan.

Menurut Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Alexander Marwata, tata kelola Nikel di Indonesia sangat buruk. Salah satu permasalahan besar dalam tata kelola Nikel di Indonesia adalah kebijakan peningkatan nilai tambah nikel yang tidak konsisten.

Alexander Marwata menegaskan hal itu saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Kolaborasi Tinjauan Tata kelola Industri Pertambangan Nikel di Ternate, Maluku Utara, kemarin. Rapat tersebut dihadiri 11 kementerian dan lembaga serta kepolisian dan kejaksaan.

RelatedPosts

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

Indonesia’s $2.5 Billion Nickel Bet Faces Global ESG Test as Investment Boom Accelerates

Trois Films and South Korea’s JJan E&M Forge Strategic Partnership in Film Industry

“Pertama, tidak konsistennya kebijakan dalam peningkatan nilai tambah nikel sehingga memberi ruang terjadinya ekspor illegal,” kata Alexander Marwata melalui keterangan resminya, Rabu (10/11/2021).

Masalah kedua, kata Alex, karena tidak adanya indikator kinerja utama dalam pembangunan smelter. Hal ini mengakibatkan lemahnya sistem penilaian dan monitoring evaluasi pembangunan smelter.

Masalah ketiga, lemahnya sistem verifikasi pengangkutan dan penjualan komoditas nikel karena dalam Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) Badan Usaha tidak mencantumkan titik koordinat dan titik serah penjualan.

Keempat, belum terintegrasi secara realtime sistem yang ada di internal Ditjen Minerba, maupun dengan sistem eksternal DJBC, Ditjen Anggaran, Ditjen Hubla, dan Ditjen Daglu.

“Selain itu, aktivitas pertambangan nikel juga belum mengindahkan prinsip good mining practices sehingga masih ditemukan fakta kerusakan lingkungan di sekitar kawasan pertambangan,” tandasnya.

“Oleh karena itu, saya berharap rakor hari ini dapat menjadi jalan perbaikan tata kelola dan efektifitas penegakan hukum di komoditas nikel Indonesia, sehingga amanat konstitusi untuk melakukan pengelolaan yang bermuara pada sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dapat terwujud,” imbuhnya.

Alex menegaskan salah satu alasan KPK fokus pada sektor SDA karena potensi penyimpangannya yang sangat besar. Selain itu, titik lemah dalam rangka penyelamatan SDA di berbagai sektor adalah terkait dengan penegakan hokum, mulai dari perpajakan, bea cukai, hingga retribusi daerah.

“KPK hadir untuk memperkuat pengawasan termasuk penindakan terhadap pihak-pihak yang sering melakukan intervensi. KPK akan mulai intensif mengevaluasi tata kelola Nikel termasuk langkah-langkah penindakan secara hukum,” pungkasnya. (ATN)

Tags: Hilirisasi NikelKartel NikelKPKSmelter FeronikelTambang Nikel
No Result
View All Result

Terbaru

  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • ASEAN, Russia Agree to Deepen Economic Cooperation Amid Global Uncertainty
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.