• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Terimbas Demonstrasi Mahasiswa, Rupiah Melemah

by Redaksi Asiatoday
September 24, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Terimbas Demonstrasi Mahasiswa, Rupiah Melemah

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa 24 September 2019 sore, ditutup melemah. Pelemahan rupiah ini seiring dengan aksi demonstrasi mahasiswa besar-besaran yang dilakukan di Jakarta dan sejumlah daerah di Tanah Air.

Rupiah ditutup melemah 29 poin atau 0,2 persen menjadi Rp14.114 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.085 per dolar AS.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, mengatakan Bank Indonesia (BI) terus memantau perkembangan demonstrasi yang terjadi saat ini dan terus melakukan intervensi melalui transaksi di pasar valas dan obligasi.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Dengan fundamental ekonomi yang cukup baik saat ini, intervensi tersebut membantu mata uang garuda tetap terjaga di zona aman sehingga wajar kalau rupiah fluktuatifnya dapat dikendalikan,” ujar Ibrahim di Jakarta, dikutip Antara, Selasa (24/9/2019).

Pemerintah memastikan demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh mahasiswa tak akan berimbas ke pasar keuangan domestik karena pemerintah telah memenuhi tuntutan tersebut .

Pemerintah mengusulkan penundaan pengesahan rancangan aturan yang dianggap bermasalah ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), seperti revisi Kitab Undang-Uundang Hukum Pidana (RKUHP), revisi UU Pertanahan, revisi UU Minerba, RUU Pemasyarakatan.

“Dengan penundaan tersebut pelaku pasar akan tetap tenang dan masyarakat tidak khawatir dengan demonstrasi yang terjadi saat ini,” kata Ibrahim.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat Rp14.080 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.080 per dolar AS hingga Rp14.114 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa ini menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.099 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.077 per dolar AS. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Tolak RKUHPUnjukrasa Mahasiswa
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.