• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Terobosan Inggris, Mitigasi Pencemaran Air dengan Teknologi AI

by Redaksi Asiatoday
June 17, 2023
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Awal Juni, Inggris Buka Seluruh Pertokoan dan Show Room Mobil

Kota London, Inggris. Ist

ASIATODAY.ID, LONDON – Inggris siap memulai proyek percontohan penggunaan kecerdasan buatan (articial intelligence/AI), untuk memitigasi pencemaran air.

Proyek percontohan di kawasan Devon itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas air di resor tepi laut Combe Martin, dan menjadikan air di lokasi tersebut lebih aman untuk berenang.

Dikutip dari BBC pada Jumat (16/6), sensor AI akan ditempatkan di sungai dan ladang. Sensor tersebut nantinya akan memberikan gambaran keadaan sungai, curah hujan, dan tanah setempat.

RelatedPosts

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

IPB Expert: Nickel Mining in Halmahera Threatens Marine Ecosystems and Coastal Livelihoods

Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives

“AI akan menggabungkan data tersebut dengan data satelit penggunaan lahan setempat,” demikian laporan BBC yang disampaikan Yunus Fisher.

Sistem canggih ini mampu memprediksi waktu sungai lokal paling rentan terhadap pencemaran lingkungan seperti pembuangan limbah pertanian. Juga, bisa ditindaklanjuti dengan penundaan penggunaan pupuk.

Sebelumnya, perusahaan sistem komputer CGI menjalankan proyek kecerdasan buatan dengan pakar pemetaan Ordnance Survey. Dikatakan, sistem AI terbukti 90 persen akurat selama uji coba.

Oleh karena itu, uji coba lanjutan dilaksanakan di Cagar Alam Biosfer Devon Utara, kawasan hutan lindung seluas 142 kilometer yang mencakup habitat alami penting, lahan pertanian, serta kota kecil.

“Kami akan memberikan semua informasi geografis, serta kumpulan data dari sensor untuk mempelajari dan mengembangkan mekanisme prediksi untuk dapat menginformasikan di mana insiden ini terjadi dan kapan itu akan terjadi,” terang CGI. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Artifisial IntelligenceInggrisPencemaran Sungai
No Result
View All Result

Terbaru

  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • ASEAN, Russia Agree to Deepen Economic Cooperation Amid Global Uncertainty
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.