• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Tesla Rencana Bangun Pabrik Gigafactory di Asia

by Redaksi Asiatoday
July 8, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gandeng Ahli Fisika, Tesla Kembangkan Teknologi Battery Pack

Industri Mobil listrik Tesla. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pimpinan Tesla Incorporation, Elon Musk membocorkan rencananya untuk membangun fasilitas Gigafactory di kawasan Asia.

Jika rencana ini terwujud, maka pabrik baru itu akan menjadi pabrik yang kedua di Asia yang dibangun perusahaan mobil listrik itu setelah di China.

Rencana itu diungkapkan Elon Musk melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya, Elon Musk berusaha menjawab salah satu penanya di Twitter soal fasilitas pabrik Tesla, yaitu Gigafactory.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Apakah Tesla akan memperluas Gigafactory di Asia di luar China?,” demikian tanya seorang pengguna Twitter.

“Ya. Pertama kita harus menyelesaikan Giga Berlin dan Amerika Serikat,” jawab Elon Musk.

Ini adalah pertama kalinya pebisnis kelahiran Afrika Selatan dengan izin bekerja di Amerika Serikat dan Kanada itu mengomentari Gigafactory potensial kedua di kawasan Asia. Yaitu yang akan dialokasikan di luar Shanghai. Sayangnya, tidak dojelaskan negara mana yang akan menjadi lokasi Gigafactory Tesla selanjutnya.

Namun demikian, beberapa prediksi menilai Jepang dan Korea bisa menjadi pilihan mengingat indutri otomotif kedua negara ini telah mapan dan terus tumbuh. Selain itu, kedua negara juga memiliki daya tarik berupa produsen baterai lokal, serta pemasok komponen.

Dengan rencana produksi yang terus berkembang dan harga saham yang terus melonjak, sepertinya bukan tidak mungkin bila perusahaan otomotif asal Amerika Serikat ini akan memperluas jangkauannya dalam segmen spesialisasinya: pasar mobil listrik.

Lalu bagaimana jika di Indonesia? (ATN)

Tags: Mobil ListrikTesla
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.