ASIATODAY.ID, BANGKOK – Thailand telah menyetujui anggaran sebesar USD413,6 juta atau sekitar Rp 5,92 triliun untuk membeli empat jet tempur F-35 pada 2023
Persetujuan tersebut menyusul pernyataan minat baru-baru ini oleh kepala angkatan udara, kepala udara Marsekal Napadej Dhupatemiya, dalam pengadaan delapan jet tempur F-35 dari Lockheed Martin Corp Amerika Serikat.
“Kabinet telah menyetujui anggaran untuk periode empat tahun mulai tahun fiskal 2023, untuk menggantikan beberapa jet F-16 yang sudah tua,” kata juru bicara angkatan udara, Wakil Marsekal udara, Prapas Sornchaidee kepada wartawan dikutip dari RT, Jumat (14/1/2022).
Saat ini, Thailand memiliki 12 jet tempur JAS-39 Gripen yang dibuat oleh Saab Swedia dan puluhan jet F-16 dan F-5 Amerika, beberapa di antaranya telah beroperasi sejak akhir 1980-an.
Bulan lalu, Napadej menyatakan preferensi untuk jet siluman, generasi kelima F-35 karena harganya telah turun sejak pertama kali memasuki pasar.
F-35A pertama menelan biaya USD221 juta (Rp 3,16 triliun) pada tahun 2007 tetapi karena jumlah produksi dan pengetahuan meningkat, harganya turun menjadi sekitar USD79 juta atau Rp 1,13 triliun pada Juli tahun lalu karena mendapat daya tarik dan pembeli di lebih dari selusin negara.
Juru bicara Prapas mengatakan jenis pesawat yang akan dibeli akan diputuskan oleh dua komite yang bertugas menilai kesesuaian pesawat yang berbeda. (ATN)
