• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Toolcraft AG Jerman Didorong Bangun Industri Semikonduktor di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
October 30, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Toolcraft AG Jerman Didorong Bangun Industri Semikonduktor di Indonesia

Pusat industri Toolcraft AG di Jerman. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan sejumlah pertemuan dengan para pelaku industri di Jerman.

Ia memaparkan potensi industri manufaktur di Indonesia serta membuka peluang investasi, salah satunya dengan perusahaan industri permesinan Toolcraft AG.

Pada gelaran Hannover Messe 2021 Digital Edition April lalu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memfasilitasi kerja sama antara perusahaan asal Indonesia PT Yogya Presisi Teknikatama Industri (YPTI) dengan Toolcraft AG dalam rangka mendorong pengembangan industri kedirgantaraan dan alat kesehatan.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Investasi Toolcraft AG ke Indonesia yang diawali dengan pembentukan joint venture ini memberikan peluang penting untuk memperkuat industri additive manufacture di Indonesia,” ujar Agus dikutip dari siaran persnya, Sabtu (30/10/2021).

Agus memaparkan, kerja sama YPTI dengan Toolcraft merupakan skema joint venture yang meliputi bidang teknologi mesin Computer Numerical Control (CNC) lanjutan dalam pembubutan, penggilingan dan pembubutan gilingan, teknologi 3-D printing (additive manufacture) untuk logam, termasuk proses Laser Metal Deposition (LMD) dan Laser Metal Fusion (LMF), rekayasa digital dan e-learning termasuk virtual reality dan augmented reality, robotika dan otomatisasi, serta injection moulding plastik.

“Kerjasama ini diharapkan dapat mendukung penerapan teknologi industri 4.0 di Indonesia serta mendorong Toolcraft AG untuk melakukan capacity building dan transfer teknologi,” tuturnya.

Potensi berikutnya dari masuknya Toolcraft ke Indonesia adalah memperkuat basis industri elektronik di Indonesia, sehingga bisa menjadikan Indonesia sebagai salah satu supplier untuk industri semikonduktor.

Agus mengungkapkan bahwa pembangunan industri semikonduktor di dalam negeri perlu diprioritaskan. Pasalnya, selama ini cip untuk memenuhi berbagai kebutuhan produksi seperti otomotif, barang elektronik, dan perangkat telekomunikasi masih bergantung pada impor.

Adanya perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China hingga terjadinya pandemi covid-19 berdampak terhadap kondisi pasokan cip. Tantangan ini juga memberikan peluang baru bagi investor untuk mengembangkan industri ini di Indonesia.

“Tentunya kami juga berharap Toolcraft AG yang memiliki jaringan internasional bisa menarik klien mereka untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi komponen dari luar Jerman, khususnya untuk pasar Asia,” papar dia.

Ia menambahkan, Toolcraft AG menilai Indonesia punya potensi besar dengan pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan, sehingga perusahaan tersebut terbuka untuk mengembangkan kerja sama dengan berbagai mitra industri di Indonesia.

“Perusahaan tersebut menyampaikan komitmen untuk mendukung perkembangan industri 4.0 di Indonesia. Kerja sama dengan YPTI diharapkan dapat menjadi milestone bagi kemitraan dengan berbagai industri manufaktur di Indonesia,” kata Agus.

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Taufiek menyampaikan, teknologi Toolcraft AG telah diimplementasikan di Indonesia dan sangat berguna bagi perkembangan industri manufaktur dan fabrikasi.

Menurutnya, teknologi 3-D printing dan moulding tidak hanya dioptimalkan di sektor otomotif dan penerbangan, namun juga oleh sektor kesehatan dan alat kesehatan.

“Melalui teknologi tersebut, industri di Indonesia dapat menghasilkan produk yang lebih kompleks. Hal ini juga membuka peluang bagi Toolcraft AG untuk mengembangkan kerja sama dengan industri strategis di Indonesia,” pungkas Taufiek. (ATN)

Tags: Investasi SemikonduktorKerjasama Indonesia-JermanToolcraft AG
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.